6 Gejala Kanker Tiroid yang Harus Diwaspadai

Torie Natalova    •    Kamis, 24 Aug 2017 10:42 WIB
tips kesehatan
6 Gejala Kanker Tiroid yang Harus Diwaspadai
(Foto: Prima.co)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengalaman seorang jurnalis Christine Coppa, 36 tahun, membuat Anda harus mewaspadai gejala flu yang tak biasa. Christine didiagnosa mengidap kanker tiroid yang kebanyakan kasus memiliki tingkat kelangsungan hidup 90 persen.

Penyakit ini lebih sering menyerang wanita. Christine sendiri telah menjalani serangkaian pengobatan dan ia menjelaskan beberapa gejala yang diabaikan sebelum dokter mendiagnosisnya dengan kanker tiroid.

1. Mengalami batuk yag aneh

Christine menderita batuk kering selama dua bulan dan tidak periksa ke dokter karena merasa dirinya tidak demam, sakit tenggorokan atau gejala lain dari flu biasa. Tapi, batuknya merupakan indikator tumor di leher. Batuk terus menerus bisa terjadi karena massa tiroid menekan tenggorokan.

2. Tersedak saat makan

Saat itu, Christine mengaku tersedak wortel dan tiba-tiba tidak bisa menelan sisa gigitannya. Menurut ahli bedah Christopher F. dari Temple University Hospital, kelenjar tiroid duduk di depan tenggorokan, tepat di bawah kotak suara. Saat nodul tumbuh, ini mungkin mulai mendorong tenggorokan dan kerongkongan.

3. Sesak napas

Kesulitan menarik napas dalam-dalam dan merasa terengah-engah juga dirasakan oleh Christine. Dokter pun saat itu meresepkan obat alergi. Kesulitan bernapas dapat dikaitkan dengan kanker tiroid dan kelenjar tiroid besar. Terkadang, kanker tiroid akan tumbuh dengan cukup cepat dan menekan tenggorkan sehingga Anda dapat merasa sesak napas, terutama saat aktif, berbaring atau cemas.

4. Suara berubah

Perubahan suara menjadi serak dan berbisik adalah indikator adanya tumor di leher. Kelenjar tiroid duduk di bawah laring, jadi jika nodul menekan kotak suara, ini bisa menyebabkan suara serak atau berubah. Jika tumor bersifat ganas, pembedahan perlu dilakukan.

5. Telinga sakit

Gejala paling aneh yang dirasakan adalah nyeri telinga yang ringan. Ini bisa disebabkan oleh saraf vagus memasok sensasi ke telinga dan juga turun ke leher, di samping tiroid. Terkadang, sinyal bisa menyebrang ke otak dan orang akan merasakan sakit di telinga ketika ada sesuatu yang salah di leher.

Ketidaknyamanan juga bisa disebabkan oleh infeksi, bukan selalu kanker. Namun, jika merasa nyeri, sebaiknya periksakan ke dokter.

6. Merasakan benjolan

Menurut dokter, seseorang terkadang melihat adanya benjolan di depan tiroid. Seharusnya tidak ada benjolan yang terlihat atau terasa di leher. Benjolan cenderung halus dan kenyal jika disentuh. Apabila Anda merasa ada benjolan, segera pergi ke dokter. Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar nodul tidak berbahaya.




(DEV)