Kulit Tetap Sehat Saat Menjalankan Puasa

Raka Lestari    •    Jumat, 04 May 2018 14:45 WIB
kesehatan kulit
Kulit Tetap Sehat Saat Menjalankan Puasa
"Permasalahan utama ketika bulan puasa sudah jelas pasti kulitnya akan menjadi kering karena minumnya juga berkurang," ujar dr. Sherly Indriani, seorang pemerhati kesehatan kulit. (Foto: Bruce Mars/Unsplash.com)

Jakarta: Bulan puasa sudah semakin dekat. Dan biasanya pada tubuh terjadi beberapa perubahan selama bulan puasa. Mengingat waktu tidur yang berubah juga ketika sudah memasuki bulan puasa dikarenakan bagi yang menjalankan ibadah puasa diharuskan untuk melakukan sahur sebagai pengganti sarapan.

Selain tubuh, kulit juga mengalami beberapa perubahan ketika sedang bulan puasa. Salah satunya adalah permasalahan kulit yang cenderung menjadi lebih kering saat bulan puasa.

"Permasalahan utama ketika bulan puasa sudah jelas pasti kulitnya akan menjadi kering karena minumnya juga berkurang," ujar  dr. Sherly Indriani, seorang pemerhati kesehatan kulit, pada acara Community Event Natur-E di Kantor Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin 30 April 2018 lalu.

(Baca juga: Kulit Tetap Lembab saat Berpuasa, Ini Caranya)


(Selang waktu antara buka puasa sampai waktu tidur mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup agar kulit tetap terhidrasi. Foto: Matthew Kane/Unsplash.com)

"Jadi usahakan pagi-pagi pada saat sahur itu minum setidaknya tiga gelas air putih. Hal ini dilakukan agar kulit kita sepanjang hari cukup kadar airnya. Lalu pada saat berbuka puasa, buka dulu dengan minum air putih," katanya.

Ia juga menyarankan agar ketika puasa, selang waktu antara buka puasa sampai waktu tidur mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. "Jadi artinya kalau dari pagi sampai sore kita tidak minum, diganti pada saat kita berbuka dan sahur."

"Pada saat berbuka puasa, usahakan minum empat gelas dan pada saat sahur empat gelas agar kebutuhan delapan gelas per hari dapat terpenuhi. Selain air putih, bisa juga mendapatkan asupan air dari minuman manis lain, misalnya es buah tetapi sebaiknya tetap memilih air putih sebagai pilihan terbaik," ujar dr. Sherly.





(TIN)