3 Produk Jagung yang Perlu Dibatasi Penggunaannya

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 27 Sep 2017 13:53 WIB
kesehatan
3 Produk Jagung yang Perlu Dibatasi Penggunaannya
(Foto: The Health Site)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jagung adalah salah satu sumber karbohidrat yang disenangi banyak orang. Makanan pokok ini bisa diolah mejadi berbagai jenis produk ini juga mengandung banyak nutrisi seperti serat dan bebas gluten.

Namun, jangan terlena dengan manfaat jagung semata. Produk jagung yang telah diolah umumnya sudah mengandung banyak campuran kimia dimana kegunaan jagung itu sendiri justru tertutupi.

Berikut adalah tiga jeni produk jagung paling umum yang harus diwaspadai.

1. Sirup jagung tinggi fruktosa

Banyak orang beralih ke sirup ini. Padahal jenis pemanis ini dapat menyebabkan gangguan metabolik jika digunakan jangka panjang. Tak seperti glukosa, sirup jagung ini tidal menstimulasi produksi insulin atau leptin, hormon yang membuat kenyang. Bahkan, konsumsi sirup jagung berlebihan dapat berujung pada kegemukan.

2. Tepung jagung

Tepung jagung banyak digunakan dalam industri makanan. Tepung ini mengandung efek gelatinus dimana membantu mengentalkan saus dan sup. Sayangnya, proses pemasakan yang tinggi membuat kandungan karbohidrat dan serat dalam jagung berkurang. Akibatnya, tepung jagung bisa menyebabkan kegemukan bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jenis tepung ini juga memberi efek buruk pada penderita diabetes.

3. Minyak jagung

Minyak jagung merupakan hasil ekstraksi dari hagung yang banyak digunakan, baik untuk menggoreng makanan maupun produk industri seperti car, sabun, dan salep. Meski demikian, manfaat jagung menjadi tertutupi oleh dampak buruknya seperti mengandung banyak omega 6 yang menyebabkan peradangan sehingga dapat memicu beberapa penyakit seperti kanker pada usus besar, payudara, dan prostat.




(DEV)