Ini yang Terjadi pada Organ Genital saat Berhubungan Seks

   •    Selasa, 15 Aug 2017 08:00 WIB
kesehatan dan produktivitas
Ini yang Terjadi pada Organ Genital saat Berhubungan Seks
Ketika berhubungan seks, organ intim perempuan pasti mengalami perubahan. Nyatanya, tidak semua perempuan memahami apa yang terjadi dengan area vagina ketika berhubungan seks. (Foto: Tanja Heffner/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjaga kesehatan organ intim khususnya bagi perempuan sangatlah penting. Kesehatan vagina tidak hanya bermanfaat bagi kenyamanan Anda, tapi ini juga berpengaruh pada mood saat bercinta.

Ketika berhubungan seks, organ intim perempuan pasti mengalami perubahan. Nyatanya, tidak semua perempuan memahami apa yang terjadi dengan area vagina ketika berhubungan seks.

1. Saraf yang sensitif
Ketika berhubungan seks, kedua otak akan merasakan gerakan, pembuluh darah mengembang dan secara langsung mengalir cepat. Peningkatan sirkulasi akan memacu keluarnya vaginal, pelumas alami dari protein dan asam amino. Ini menyebabkan ribuan ujung saraf di daerah paling sensitif akan menyala.

2.  Sulit buang air kecil
Jaringan pada klitoris akan kaku dan membengkak. Pada kondisi itu, beberapa perempuan akan mengalami susah buang air kecil.



(Baca juga: Studi: Olahraga Bersama Pasangan Tingkatkan Gairah Seksual)

3. Peran di otak
Serviks Anda akan menjadi lembut ketika bersama pasangan saat berhubungan seks. Selain itu, kesenangan yang ada di otak Anda akan menyala dan aktif ketika Anda foreplay.
    
4. Keluarnya cairan bening
Sekitar 10 persen perempuan akan mengalami kontraksi otot dasar panggul selama orgasme. Ini akan menyebabkan bebrapa tetes cairan bening akan keluar dari uretra.

Namun Anda tak perlu khawatir, keluarnya cairan pada 'ejakulasi perempuan' bukanlah air kencing. Pasangan Anda justru menganggapnya 'hot'. Cairan ini terdiri dari gula alami dan fosfatase asam prostat, yaitu zat kimia yang juga di temukan pada air mani. 





(Ningtriasih)











(TIN)