Tanda-tanda Bayi Mengalami Gangguan Penglihatan

Raka Lestari    •    Senin, 08 Oct 2018 11:25 WIB
tumbuh kembang bayi
Tanda-tanda Bayi Mengalami Gangguan Penglihatan
(Foto: Momjunction)

Jakarta: Masalah penglihatan bisa muncul pada usia berapa pun, termasuk ketika mereka masih balita. Itu sebabnya, penting sekali bagi orang tua untuk mengambil tindakan sesegera mungkin jika bayi Anda terlihat memiliki masalah pada penglihatannya, seperti misalnya menyipitkan mata saat melihat sesuatu objek. 

Dr Tayla Meade dari Vista Eye Care memberi tahu tanda-tanda awal  yang harus diperhatikan orang tua terhadap kesehatan mata bayi.

"Jika mereka sering memutar bola mata secara terus menerus, atau mereka sering mengedipkan mata untuk melihat sesuatu, itu merupakan tanda peringatan utama bahwa bayi Anda membutuhkan kacamata," menurut Dr Meade.  

The American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus (AAPOS) mencatat bahwa esotropia (ketika satu atau kedua mata berbelok ke dalam) atau biasa disebut juling dan eksotropia (ketika satu atau kedua mata melenceng ke arah luar) dapat berarti bayi membutuhkan tindakan untuk mengobati kondisi tersebut.

Namun bukan berarti ketika terjadi maslah penglihatan bayi selalu membutuhkan kacamata. 

"Jika Anda merasa kedua bola mata mereka sering memutar-mutar, itu bisa saja pertanda adanya perkembangan. Namun jika gangguan penglihatan pada bayi belum terlalu berat, perhatikan perkembangannya selama satu atau dua tahun untuk melihat apakah gangguannya akan membaik atau lebih buruk," saran Dr Meade.

Beberapa situasi yang memang membutuhkan penanganan lebih cepat adalah jika anak mengalami juling dan menyebabkan amblyopia atau dikenal dengan lazy eye. Dalam hal ini, kacamata atau penutup mata mungkin diperlukan segera untuk menghentikan masalah agar tidak bertambah buruk dan melakukan kerusakan permanen.

Pada usia lima bulan atau lebih, kordinasi antara tangan dan mata harus sudah mulai berkembang, dan jika Anda merasa bahwa perkembangannya tidak sesuai dengan yang seharusnya, maka itu harus menjadi perhatian Anda, ujar Dr Meade. 

Jika bayi tidak mampu melakukan kooordinasi dengan baik ketika memegang mainan pada usia tersebut, cobalah untuk melakukan pemeriksaan pada mata anak.




(DEV)