BKGN Edukasi Masyarakat Sumatera Barat Menyikat Gigi dengan Benar

M Studio    •    Selasa, 08 Nov 2016 18:03 WIB
kesehatan gigi dan mulut
BKGN Edukasi Masyarakat Sumatera Barat Menyikat Gigi dengan Benar
Kegiatan BKGN di RSGM Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat, pada 7 hingga 9 November 2016 (Foto:Dok)

Metrotvnews.com, Jakarta: Angka kesadaran masyarakat Indonesia secara keseluruhan dalam menyikat gigi pada waktu yang benar masih memprihatinkan, yakni 2,3 persen.

Bahkan, secara lebih spesifik berdasarkan data RISKESDAS 2013, dari 93,7 persen masyarakat Sumatera Barat yang telah menyikat gigi dua kali sehari,  hanya 1,4 persen yang melakukan pada waktu yang benar, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesehatan gigi masyarakat Indonesia, Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) untuk menyelenggarakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang ketujuh di 21 FKG yang mempunyai Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) dan 30 kota PDGI cabang di Indonesia..

Kegiatan BKGN di Sumatera Barat dimulai dari 7 hingga 9 November 2016, di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Baiturrahmah, Padang. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah menyiapkan 223 tenaga ahli untuk memberikan pelayanan pemeriksaan serta perawatan gigi secara gratis kepada masyarakat Padang dan sekitarnya dengan menargetkan 1.200 orang pengunjung.

Pengunjung dapat melakukan konsultasi, penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi, pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi, dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant.

Kegiatan BKGN di Universitas Baiturrahmah dibuka dengan penampilan tarian Ombak dan Penambuhan Tambua sebagai tanda peresmian kegiatan. Hadir meresmikan acara Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat, didampingi oleh Drg. Okmes Fadriyanti, Sp. Pros., Dekan FKG Universitas Baiturrahmah dengan disaksikan para mahasiswa dan civitas akademi Universitas Baiturrahmah, Padang.

"Kegiatan BKGN di Universitas Baiturrahmah akan memberikan pelayanan kuratif sederhana serta pelayanan promotif dan preventif, seperti mengedukasi cara menyikat gigi serta waktu yang tepat untuk menyikat gigi, mengingat 85 persen total pasien anak yang datang berkunjung ke RSGM Baiturrahmah mengalami masalah karies gigi yang disebabkan kebiasaan menyikat gigi pada waktu dan cara yang salah. Oleh karenanya, kami mengimbau masyarakat Padang memanfaatkan kehadiran BKGN di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Universitas Baiturrahmah," ucap ungkap Drg. Okmes Fadriyanti, Sp. Pros., Dekan FKG Universitas Baiturrahmah.

Menyikat gigi dengan cara, frekuensi dan waktu salah, merupakan salah satu kebiasaan buruk yang dianggap sepele. Masih banyak yang belum menyadari bahwa menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, selama minimal 2 menit dapat mengurangi risiko gigi berlubang hingga 50 persen.

Selain itu, penting bagi orang tua mendampingi anak ketika menyikat gigi. Sebab, penelitian memperlihatkan perbedaan signifikan dalam indeks kebersihan mulut, radang gusi, dan gigi berlubang antara anak yang menyikat gigi dengan didampingi orang tua dan yang tidak.


(ROS)