FDA Larang Penjualan Sabun Antibakteri dengan Kandungan Bahan Ini

Torie Natalova    •    Kamis, 22 Sep 2016 15:18 WIB
studi kesehatan
FDA Larang Penjualan Sabun Antibakteri dengan Kandungan Bahan Ini
(Foto: Men's Health)

Metrotvnews.com, New York: Sabun antibakteri dipercaya efektif membunuh kuman dalam hitungan detik.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) merilis peraturan terbaru yang berisi larangan penjualan sabun antiseptik yang mengandung 19 bahan anti bakteri tertentu.

Salah satu bahan yang paling terkenal, yang mampu membasmi kuman adalah Triclosan. Bahan ini sering ditemukan pada sabun cair, sementara pada sabun batang, bahan yang paling terkenal adalah triclocarbon.

Tiga tahun lalu, FDA juga pernah mengusulkan peraturan yang mewajibkan perusahaan sabun untuk membuktikan produk antibakteri mereka benar-benar efektif membasmi kuman.

Namun, perusahaan sabun tidak mampu memberikan bukti yang meyakinkan bahwa bahan dalam produk mereka aman dan terbukti efektif membasmi kuman.

Berdasarkan data terbaru, ada kemungkinan bahwa penggunaan bahan antibakteri yang merata bisa menimbulkan resistensi antibiotik. Kondisi ini membahayakan kesehatan karena bakteri yang berkembang dalam tubuh tidak dapat dibunuh melalui obat-obatan antibiotik.

(Baca:
Deteksi Kesehatan Cerna Bayi lewat Pola BAB)

Selain resistensi antibiotik, triclosan juga dapat menyebabkan gangguan hormonal, tiroid dan gangguan pada testosteron.

Namun, seperti dilansir Men's Health, gangguan ini belum dibuktikan bisa terjadi pada manusia.

Berdasarkan bukti-bukti dan studi yang dilakukan FDA tersebut, mereka menyimpulkan bahwa mencuci bagian tubuh dengan bahan antibakteri tidak lebih efektif mengurangi penyebaran penyakit atau infeksi, daripada mencuci dengan sabun biasa dan air.

Setelah usulan tersebut dikeluarkan FDA, banyak perusahaan sabun yang akhirnya menghapus bahan triclosan dan triclocarbon dari produk mereka. FDA menegaskan, semua bahan berbahaya harus dihilangkan dari produk sabun dalam kurun waktu satu tahun.

Pada dasarnya, mencuci tangan dengan sabun biasa dan air sudah cukup efektif mencegah penyebaran penyakit. Sabun antibakteri tidak perlu digunakan setiap kali mencuci tangan hanya untuk membunuh kuman.

Cukup pastikan Anda mencuci tangan dengan air bersih secara benar.





(DEV)