Tren Kesehatan Ini Kurang Bermanfaat Bagi Tubuh

Torie Natalova    •    Selasa, 11 Oct 2016 14:46 WIB
diet
Tren Kesehatan Ini Kurang Bermanfaat Bagi Tubuh
Jika Anda masih tetap ingin menjalankan diet raw food yang hanya mengonsumsi makanan vegetarian mentah, sebaiknya perbanyak asupan vitamin B12 dan kalsium serta vitamin D. (Foto: Childrenflucenter.us)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tren kesehatan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Banyak orang tertarik untuk mengikuti tren tersebut yang dipercaya mampu membuat tubuh tetap sehat dan bugar.

Misalnya, tren menggunakan suplemen pelangsing tubuh. Suplemen penurun berat badan sempat menjadi tren untuk mendapat tubuh yang ideal. Banyak perusahaan mengeluarkan suplemen pelangsing. 

Di Amerika, lebih dari 50 persen orang meminum suplemen diet atau pelangsing berdasarkan laporan JAMA Internal Medicine tahun 2013. Jika Anda lebih mengandalkan obat atau suplemen untuk menurunkan berat badan, ini bisa mempengaruhi kesehatan karena suplemen tidak dapat menggantikan makanan bergizi.

Akibatnya, tubuh mengeluarkan nutrisi yang ada dalam suplemen saat larut dalam air. Keadaan ini bisa meningkatkan kadar racun dalam tubuh. Limbah racun bernutrisi dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan seperti diare, mati rasa, sakit kelapa, rambut rontok, penglihatan berkurang, dan lemah otot.

Ada beberapa tren kesehatan yang diyakini bisa bermanfaat bagi kesehatan, justru memiliki pengaruh buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa contoh tren kesehatan tersebut.

1. Menghilangkan karbohidrat
Mengganti karbohidrat rendah nutrisi seperti makanan ringan dengan makanan padat dan bergizi memang baik dilakukan untuk menjaga berat badan. Hidup sehat tidak berarti Anda tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali, tetapi memilih karbohidrat yang tepat. 

Beberapa contoh karbohidrat yang bergizi seperti ubi jalar, labu, kacang oatmeal, dan buah. Pilihlah sumber makanan yang kompleks yakni kaya serat, mengenyangkan, dan membantu memastikan otak dan fungsi tubuh berjalan optimal.

2. Raw food atau mentah
Mengonsumsi makanan mentah yang berasal dari buah, sayuran dan biji-bijian sempat menjadi tren untuk membuat tubuh sehat dan langsing. Diet makanan mentah memang bisa sangat sehat, namun pastikan Anda masih memenuhi kebutuhan gizi Anda. 

Nutrisi pada makanan mentah seringkali kekurangan kalsium dan vitamin B12 dan vitamin D. Menurut pakar nutrisi Jenny Giblin, mengonsumsi terlalu sedikit vitamin B12 yang biasanya berasal dari produk hewani dapat menyebabkan kelelahan, sembelit, kehilangan nafsu makan. Tanpa vitamin D dan kalsium yang cukup, bisa berdampak pada kesehatan tulang dan gigi. 

(Baca juga: Salah Strategi dalam Rencana Diet)

Jika Anda masih tetap ingin menjalankan diet raw food yang hanya mengonsumsi makanan vegetarian mentah, sebaiknya perbanyak asupan vitamin B12 dan kalsium serta vitamin D yang bisa didapat dari sinar matahari. Ini bisa menurunkan risiko kanker kulit.

3. Bebas lemak
Lemak sangat dihindari orang yang ingin kurus. Memang, diet rendah lemak diyakini bisa mencegah kenaikan berat badan, penyakit jantung dan berbagai kanker. 

Menurut United State Department of Agriculutre (USDA), diet sehat adalah tetap mengonsumsi lemak dengan hitungan 20-35 persen dari jumlah kalori harian Anda. Mengonsumsi terlalu sedikit lemak bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kekurangan gizi, masalah memori, masalah kulit dan kelelahan.

4. Membatasi kalori
Demi mendapatkan berat tubuh ideal, Anda sering membatasi kalori dengan cara yang ekstrim. Padahal, kekurangan kalori bisa membuat tubuh semakin kelaparan dan memperlambat sistem metabolisme sehingga tidak menyehatkan bagi tubuh.

Jika tubuh kekurangan kalori, tubuh otomatis akan memangkas energi yang bisa menambah berat badan, depresi, stres dan masalah pada organ tubuh.

5. Terlalu banyak protein
Tubuh membutuhkan protein untuk menjalankan fungsi organ. Saat memilih diet untuk menurunkan berat badan, Anda akan membatasi asupan lemak dan karbohidrat dan menambah porsi protein. Padahal, kebanyakan protein bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan membatasi masuknya makanan sehat seperti buah dan sayuran.

6. Menghindari gluten
Diet bebas gluten atau gluten free memang dianjurkan untuk Anda yang sensitif terhadap gluten. Gluten adalah sejenis protein yang terdapat pada gandum dan tepung. Mengonsumsi gluten free tidak bisa menurunkan berat badan. 

Jika Anda tidak alergi atau menderita penyakit celiac, menghindari gluten bisa membuat Anda terkena sembelit, kekurangan gizi dan sistem kekebalan tubuh menurun karena kurangnya bakteri baik dalam usus Anda.







(TIN)