Hati-hati, Kerja Shift Malam Tingkatkan Risiko Kanker

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 10 Jan 2018 18:15 WIB
kesehatankanker
Hati-hati, Kerja Shift Malam Tingkatkan Risiko Kanker
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Pekerja shift malam rentan menghadapi masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung, gangguan tidur, hingga kanker. Dalam sebuah studi baru, para peneliti di Tiongkok mengemukan bahwa wanita yang bekerja shift malam memiliki 19 persen peningkatan risiko kanker, dibanding yang tidak bekerja pada malam hari.

Sedangkan penelitian yang dipublikasikan dalam Cancer Epidemology, Biomakers and Prevention (jurnal American Association for Cancer Research) dikabarkan melakukan analisis terhadap 61 studi yang mencakup hampir 4 juta orang dari Amerika Utara, Asia, dan Australia.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang bekerja shift malam dalam jangka waktu lebih lama, memiliki risiko kanker kulit 41 persen lebih tinggi, risiko kanker payudara 32 persen, dan 18 persen risiko sistem pencernaan.

Risiko yang paling tinggi di kalangan perawat yang bekerja pada malam hari, yakni sekitar 58 persen dibandingkan perawat yang tidak bekerja shift malam.

Penulis senior sekaligus Asisten Profesor di Universitas Sichuan Xuelei Ma mengatakan semakin lama wanita bekerja shift malam, semakin tinggi risiko terkena kanker. Setiap lima tahun bekerja malam, risiko kanker payudara akan naik 3,3 persen.

Selain itu, ada beberapa faktor yang membuat pekerja shift malam berisiko lebih tinggi terserang kanker, yakni tingkat melatonin (hormon yang mengatur pola tidur). Misal, pada malam hari seharusnya seseorang terlelap dengan cahaya yang redup, namun sebaliknya yakni mata terus menerus terkena cahaya lampu.

Hal itu bisa menyebabkan pertumbuhan tumor, karena melatonin adalah antioksidan yang menghambat sel kanker dan  menekan pertumbuhan pembuluh darah baru yang berhubungan dengan tumor.

Bahkan, siklus tidur yang kacau juga dapat mempengaruhi gen yang berhubungan dengan DNA, di mana dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker.


(TRK)