Alasan Bahaya Menggunakan Kaos Kaki Ketat

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 06 Oct 2017 15:22 WIB
kesehatan
Alasan Bahaya Menggunakan Kaos Kaki Ketat
Sepatu dan kaos kaki yang ketat membuat kaki berkeringat sehingga jamur bisa berkembang biak dengan cepat. (Foto: Buro247.kz/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit orang yang merasa lebih nyaman menggunakan kaos kaki ketat dibandingkan yang longgar. Meskipun, hal tersebut membuat kaki sedikit membengkak dan meninggalkan bekas temporer setelah melepaskan pembungkus tersebut. 

Padahal, kaos kaki ketat dapat memberi efek buruk pada tubuh secara keseluruhan. Apa sajakah itu?

1. Mengganggu sirkulasi darah
Kaos kaki ketat memengaruhi sirkulasi darah. Ketika sirkulasi pada kaki terpengaruh, maka Anda akan merasa gelisah karena bagian tersebut mulai membengkak.



2. Picu varises
Kebiasaan memakai kaos kaki ketat juga dapat meningkatkan risiko varises. Untuk mereka yang sudah mengalami pelebaran pembuluh darah tersebut, memakai kaos kaki ketat dapat memperparah kondisi tersebut. 

(Baca juga: Mengatasi Kelebihan Keringat di Kaki)

3. Berisiko edema
Memakai kaos kaki ketat terus menerus dapat memicu bengkak pada kaki yang disebabkan oleh akumulasi cairan dalam tubuh atau biasa disebut juga dengan edema.

4. Mati rasa
Tak sedikit orang yang merasa mati rasa pada bagian kaki karena kebiasaan memakai kaos kaki ketat, apalagi bila disertai dengan duduk dalam jangka lama. 



5. Tia pedis
Memakai kaos kaki ketat bisa memicu tia pedis, infeksi jamur akibat bagian tubuh tersebut lembap. Sepatu dan kaos kaki yang ketat membuat kaki berkeringat sehingga jamur bisa berkembang biak dengan cepat.

6. Meninggalkan bekas pada kulit
Ini adalah hal yang palng sering terjadi. Bekas akibat tekanan tersebut dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi pada kulit. 










(TIN)