Ketahui 6 Kerja Usus Selain Memproses Makanan

Torie Natalova    •    Minggu, 01 Oct 2017 17:22 WIB
kesehatan
Ketahui 6 Kerja Usus Selain Memproses Makanan
ilustrasi usus (Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saluran pencernaan lebih dari sekedar bagian memproses makanan yang dikonsumsi. Sistem pencernaan adalah tempat sistem kekebalan tubuh kita, menjalankan metabolisme, membuat vitamin dan berkomunikasi dengan setiap sel lain di tubuh.

 
Mikrobioma usus memiliki efek luas pada kesehatan Anda lebih dari yang Anda kira. Penciptaan komposisi usus seseorang dimulai saat lahir ketika bayi terpapar bakteri dari jalan lahir ibunya. Kolonisasi usus awal ini berperan penting dalam membentuk komposisi mikrobiota usus orang dewasa.
 
Sejak saat itu, ada faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi usus Anda termasuk mikroba lingkungan, makanan, pH usus dan obat-obatan.
 
Anda perlu mengetahui enam cara bagaimana bakteri di usus mempengaruhi kesehatan Anda.
 
1. Melancarkan pencernaan
 
Bakteri di saluran pencernaan berperan penting dalam mencerna makanan. Peneliti menunjukkan bahwa bakteri ini mampu memecah makanan seperti serat, membuat vitamin dan asam amino penting bagi tubuh untuk dikonsumsi.
 
2. Menolak gangguan metabolik
 
Obesitas dan diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh usus. Penelitian telah menunjukkan perbedaan bakteri yang khas antara individu obesitas dan non obesitas. Saat mereka menurunkan berat badan, komposisi usus juga berubah.
 
3. Menjaga tubuh dari kuman
 
Bakteri usus melindungi Anda dari kuman berbahaya dengan tiga cara. Pertama sebagai penjaga yang efektif menghambat bakteri jahat atau patogen masuk ke dalam sistem pencernaan. Kedua, bakteri sehat menyita nutrisi dari patogen berbahaya, membuat usus Anda menjadi lingkungan yang tidak ramah bagi bakteri jahat.
 
Ketiga, bakteri di usus Anda juga menghasilkan bakteriosin, zat antimikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat.
 
4. Menyebabkan peradangan usus
 
Bakteri usus yang tidak seimbang dapat memicu peradangan usus kelas rendah, sebuah kondisi yang sering dialami orang. Para peneliti meyakini ini mungkin disebabkan oleh kegagalan bakteri usus untuk secara efektif menghalangi patogen menempel ke dinding saluran usus.
 
5. Mencegah alergi
 
Mikrobioma sehat di usus sangat penting bagi anak-anak untuk melindungi diri dari alergi. Komposisi mikrobiota usus yang berubah pada awal kehidupan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang tidak terlatih, yang sering bereaksi berlebihan terhadap antigen.
 
6. Berhubungan dengan otak
 
Percakapan antara otak dan usus itu ada dan disebut sumbu otak. Menurut peneliti, sebuah kemajuan yang signifikan menunjukkan cara-cara penting di mana mikrobiota usus berhubungan dengan fungsi otak. Di susu lain, bakteri usus dapat berkomunikasi dengan sistem saraf pusat untuk mempengaruhi reaktivitas stres. (Rrodale and Wellness)


(DEV)