Bermain Musik Menurunkan Risiko Gangguan Pendengaran pada Lansia

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 03 Jun 2017 17:30 WIB
kesehatan lansia
Bermain Musik Menurunkan Risiko Gangguan Pendengaran pada Lansia
Bermain Musik Menurunkan Risiko Gangguan Pendengaran pada Lansia (Foto: ist)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Baycrest Health Science menemukan bahwa bermain musik instrumen dapat membantu lanjut usia (lansia) mempertahankan kemampuan mendengar dan menangkal penurunan kognitif karena faktor usia.

Penemuan ini  dinilai bisa mengarah pada pengembangan intervensi rehabilitasi otak melalui pelatihan musik.

Studi tersebut menemukan bahwa belajar memainkan suara pada alat musik dapat mengubah gelombang otak dengan cara meningkatkan kemampuan mendengar seseorang dalam jangka waktu singkat.

Perubahan aktivitas otak tersebut mendemonstrasikan kemampuan otak untuk menggabungkan diri dan mengkompensasi luka atau penyakit yang dapat menghambat kemampuan seseorang dapat melakukan sesuatu.

Pemimpin penelitian Bernhard Ross mengungkapkan bahwa musik memang memiliki efek positif bagi otak, namun ada pengertian terbatas tentang bagaimana musik membuat perbedaan.

"Ini adalalah studi pertama yang menunjukkan bahwa mempelajari gerakan halus yang dibutuhkan untuk mereproduksi suara pada instrumen dapat mengubah persepsi suara otak dengan cara yang tidak terlihat saat mendengarkan musik," terang Ross.

Studi tersebut melibatkan 32 orang dewasa muda yang masih sehat, memiliki pendengaran yang baik, dan tak memiliki riwayat gangguan neurologis atau psikiatri.

Gelombang otak para peserta dicatat untuk pertama kalinya saat mereka mendengarkan suara seperti bel dari mangkuk bernyanyi Tibet, sebuah bel kecil yang dipukul dengan palu kayu untuk menciptakan suara.

Setelah mendengarkan rekaman, setengah dari peserta diberi mangkuk bernyanyi Tibet dan diminta untuk menciptakan suara dan ritme yang sama dengan memukulnya dan separuh lainnya menciptakan kembali suara dengan menekan tombol pada keypad komputer.


(ELG)