Kemenkes Terus Ingatkan agar Gaya Hidup Sehat Diterapkan

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 13 Jul 2017 14:44 WIB
kesehatan
Kemenkes Terus Ingatkan agar Gaya Hidup Sehat Diterapkan
Selain bergerak, pola makan diet seimbang juga tak kalah penting. (Foto: Alamy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kesehatan tak henti-hentinya memberikan dorongan kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan pola hidup sehat, terutama dalam hal perilaku dan pemilihan makan. 

"Ada beberapa cara agar fokus perilaku sehat, pertama dengan aktivitas fisik. Sekarang orang semakin malas beraktivitas karena dimanjakan oleh teknologi yang makin canggih," tukas dr. Lily Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan & Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI dalam media briefing di RPRTA Teratai Tebet, Kamis 13 Juli 2017.


(Media briefing di RPRTA Teratai Tebet, Kamis (13/7/17). Foto: Dok. Metrotvnews.com/Yanti)


Ia memberi contoh, saat ini orang lebih memilih menggunakan lift hanya untuk berpindah satu lantai saja. Padahal, menggunakan tangga lebih baik untuk meningkatkan aktivitas fisik yang jarang dilakukan karena sibuk bekerja. 

Selain bergerak, pola makan diet seimbang tak kalah penting dimana saat ini kebanyakan orang lebih menomersatukan rasa dibandingkan kualitas makanan.

(Baca juga: Diet, Olahraga atau Keduanya untuk Menurunkan Berat Badan?)

"Ungkapan 'apa yang Anda makan adalah apa yang Anda dapatkan' adalah benar. Banyak orang hanya mementingkan kenyang dan enak. Pola pemikiran seperti ini harus diubah," ungkapnya. 

Berbicara soal angka harapan hidup yang meningkat menjadi 65 tahun, Lily mengingatkan agar tidak terlena begitu saja. 



"Harapan kita kalau bisa berumur panjang, usahakan juga sehat agar bermanfaat untuk orang lain. Kalau sakit-sakit nanti malah merepotkan orang lain seperti keluarga," katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk melakukan gaya hidup sehat agar masih bisa beraktivitas secara normal hingga usia senja tanpa merisaukan penyakit yang dipupuk sejak masih muda.









(TIN)