Berhenti Olahraga Dapat Meningkatkan Risiko Depresi?

Raka Lestari    •    Senin, 26 Mar 2018 11:30 WIB
kesehatan
Berhenti Olahraga Dapat Meningkatkan Risiko Depresi?
Dampak dari berhenti melakukan olahraga langsung terlihat pada kesehatan mental individu untuk beberapa orang. (Foto: Hunter Bryant/Unsplash.com)

Jakarta: Sudah banyak yang mengetahui bahwa olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Adelaide, menghentikan semua bentuk aktivitas fisik yang kuat dapat menyebabkan seorang individu mengalami gejala depresi.

Julie Morgan, seorang mahasiswa PhD dari Discipline of Psychiatry at the University of Adelaide di Australia Selatan, melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kekurangan melakukan olahraga secara signifikan dapat memengaruhi orang dewasa aktif dengan menganalisis hasil dari penelitian sebelumnya.

(Baca juga: Berhenti Olahraga Dapat Memicu Risiko Penyakit)


(Dampak dari berhenti melakukan olahraga langsung terlihat pada kesehatan mental individu untuk beberapa orang. Foto: Becca Tapert/Unsplash.com)

Penelitian tersebut melibatkan 152 orang dewasa dan 50 di antaranya adalah perempuan. Setiap peserta sebelumnya telah berolahraga setidaknya tiga kali seminggu selama minimal tiga bulan, dengan setiap latihan yang berlangsung setidaknya 30 menit.

Dampak dari berhenti melakukan olahraga langsung terlihat pada kesehatan mental individu untuk beberapa orang. 

"Dalam beberapa kasus, menghentikan olahraga secara signifikan dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam gejala depresi setelah hanya tiga hari," kata Profesor Bernhard Baune, kepala psikiatri di University of Adelaide dan salah satu penulis dalam studi ini.

"Studi lain juga menunjukkan bahwa gejala depresi seseorang meningkat setelah satu atau dua minggu pertama setelah berhenti melakukan olahraga." 








(TIN)