Mengenal Aortic Aneurysm yang Diderita Bondan Winarno

Yatin Suleha    •    Rabu, 29 Nov 2017 16:02 WIB
Mengenal Aortic Aneurysm yang Diderita Bondan Winarno
Prosedur operasi minim atau less invasif operation yang disebut sebagai perbaikan endovascular, merupakan dua opsi untuk memerbaiki thoracic aortic aneurysm. Pilihannya adalah perbaikan bisa tergantung pada ukuran dan lokasi dari aneurysm tersebut. (Foto:

Jakarta: Rabu, 29 November 2017, Indonesia kehilangan sosok besar dalam dunia kuliner. Bondan Haryo Winarno atau yang sering dipanggil Bondan Winarno telah berpulang pada pukul 09.05 WIB di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta Barat. 

Pencetus tagline "Mak Nyus!" ini meninggal dunia akibat dilatasi (penggembungan) pada aorta. Lebih tepatnya saat September lalu ia menjalani dua operasi sekaligus, yaitu penggantian katup aorta dan penggantian aorta yang mengalami dilatasi. Dalam bahasa medis penyakit yang diderita Bondan disebut Aorta Aneurysm atau Aortic Aneurysm.

Dalam surat yang dirilis dalam milisnya, Bondan menyebut bahwa operasi besar semacam ini punya dua resiko komplikasi, yaitu pendarahan atau denyut jantung tidak beraturan (aritmia).

Dia mengalami yang kedua dengan gejala kejang-kejang saat tidur pada Sabtu dini hari. Walau sempat kembali normal yang membuatnya bisa kembali lagi pulang ke rumah, namun Tuhan berkata lain saat akan melakukan operasi kembali.

(Baca juga: Riwayat Sakit Bondan Winarno Sejak 2005)


(Foto: Ilustrasi. Dok. Piron Guillaume/Unsplash.com)

Mengenal Pembuluh Aorta
Pembuluh aorta adalah arteri terbesar dalam tubuh manusia. Bermula dari jantung, kemudian masuk ke rongga dada dan kemudian masuk ke rongga perut (disebut sebagai daerah abdominal).

Pembuluh darah aorta di daerah abdominal bertanggung jawab untuk menyuplai darah ke kedua tungkai, saluran pencernaan, dan juga kedua ginjal.

Bersumber dari bilik kiri jantung dan membawa darah beroksigen tersebut ke semua bagian tubuh dalam peredaran sistemik. Pembuluh arteri Anda mengantarkan darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. 

Aneurisma Aorta Abdominal timbul saat dinding aorta melemah secara progresif dan menyebabkan bentuk sebagian pembuluh aorta yang terkena menjadi menggembung (bludge). 

Aneurisma Aorta Abdominal dapat semakin membesar secara kontinu dan akhirnya dapat terjadi ruptur atau pecah bila dibiarkan tanpa tertangani, menyebabkan pendarahan internal yang sangat hebat dan kematian. Selain adanya resiko ruptur, adanya bekuan dari debri dapat terbentuk di dalam kantong aneurisma. 

Operasi Aortic Aneurysm
Dada atau perut aorta aneurysms yang membesar menyebabkan beberapa gejala. Semakin cepat dan semakin besar, dipandang sangat berisiko terhadap pecahnya aorta. 

"Operasi perbaikan atau prosedur ini biasanya direkomendasikan jika ada salah satu dari faktor-faktor tersebut yang muncul. Dokter bisa menggunakan cangkok buatan untuk memerbaiki aneurysm aorta," begitu seperti dilansir dari Webmd.com.

Pelaksanaan Thoracic Aortic Aneurysm
Dokter Anda akan merekomendasikan bahwa Anda harus melakukan operasi Thoracic Aortic Aneurysm berdasarkan tiga hal, yaitu:

1. Lokasi aneurysm, seperti naik atau turunnya bagian dari aorta tersebut

2. Besarnya aneurysm. Perbaikan mungkin direkomendasikan jika aneurisma adalah 5,5 untuk diameter 6,0 cm

3. Apakah aneurysm merupakan bagian dari masalah genetik, seperti Marfan's syndrome ataukah tidak

4. Apakah Anda membutuhkan operasi di bagian hati seperti operasi penggantian katup jantung ataukah tidak

Prosedur operasi minim atau less invasif operation yang disebut sebagai perbaikan endovascular, merupakan dua opsi untuk memerbaiki thoracic aortic aneurysm. Pilihannya adalah perbaikan bisa tergantung pada ukuran dan lokasi dari aneurysm tersebut.

Banyak risiko dari operasi endovascular yang pengerjaannya hampir sama di bagian perut dan dada aneurysms aorta. 








(TIN)