Studi: Penderita Psoriasis Berisiko Tinggi Terkena Diabetes

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 16 Nov 2017 12:09 WIB
Studi: Penderita Psoriasis Berisiko Tinggi Terkena Diabetes
Psoriasis menyebabkan timbulnya bercak merah yang ditutupi sisik keperakan saat mencapai permukaan kulit dan mati. (Foto: Keenan Constance/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa penderita psoriasis memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih besar dibandingkan mereka yang tak memiliki penyakit tersebut. 

Psoriasis adalah kondisi dimana sistem imun mengalami peradangan sehingga sel kulit berlipat ganda lebih cepat dibandingkan normal. Penyakit tersebut menyebabkan timbulnya bercak merah yang ditutupi sisik keperakan saat mencapai permukaan kulit dan mati.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Academy of Dermatology tersebut menunjukkan bahwa mereka yang 10 persen lebih kulitnya mengalami proriasis 64 persen lebih besar kemungkinan terkena diabetes dibandingkan mereka yang sehat. 


(Psoriasis adalah kondisi dimana sistem imun mengalami peradangan sehingga sel kulit berlipat ganda lebih cepat dibandingkan normal. Foto: Averie woodard/Unsplash.com)

Kesimpulan tersebut berdasarkan pada penelitian yang melibatkan para penderita psoriasis di seluruh dunia dengan hasil 125.650 kasus baru diabetes pada penderita psoriasis tiap tahun. 

"Jenis peradangan yang terlihat pada psoriasis diketahui meningkatkan resistensi insulin. Sementara berdasarkan penelitian kami, psoriasis dan diabetes memiliki mutasi genetik serupa yang menunjukkan dasar biologis untuk hubungan antara dua kondisi tersebut," kata penulis senior studi tersebut Joel Gelfand, Profesor di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania di Amerika Serikat.

(Baca juga: Mengenal Penyakit Psoriasis)

"Kami tahu psoriasis terkait dengan tingkat diabetes yang lebih tinggi, tapi ini adalah studi pertama yang secara khusus memeriksa bagaimana tingkat keparahan penyakit ini memengaruhi risiko pasien," kata Gelfand.

Untuk mengukur tingkat keparahan psoriasis, Gelfand dan timnya menggunakan area permukaan tubuh (BSA), yang mengukur persentase tubuh yang ditutupi oleh psoriasis.


(Jenis peradangan yang terlihat pada psoriasis diketahui meningkatkan resistensi insulin. Foto: Alessandro Di Credico/Unsplash.com)

Dengan menggunakan database Inggris, mereka menyurvei dokter umum tentang BSA yang terkena psoriasis dan melihat data pada 8.124 orang dewasa dengan psoriasis dan 76.599 orang dewasa tanpa psoriasis selama empat tahun.

Mereka menemukan, pasien dengan BSA dua persen atau kurang memiliki risiko 21 persen lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan mereka yang tidak memiliki psoriasis.

Risiko ini meningkat secara dramatis pada pasien dengan BSA 10 persen atau lebih. Menurut studi tersebut, mereka 64 persen lebih mungkin terkena diabetes daripada mereka yang tidak memiliki kondisi tersebut.









(TIN)