Hati-Hati, Sering Merasa Haus Bisa Jadi Tanda Penyakit

Torie Natalova    •    Jumat, 07 Oct 2016 11:52 WIB
kesehatan
Hati-Hati, Sering Merasa Haus Bisa Jadi Tanda Penyakit
Rasa haus seringkali muncul saat Anda berada di tengah cuaca panas atau setelah makan makanan yang terlalu asin. (Foto: Picdn)

Metrotvnews.com, Jakarta: Rasa haus seringkali muncul saat Anda berada di tengah cuaca panas atau setelah makan makanan yang terlalu asin. Namun, jika Anda sudah merasa cukup meminum air dan masih merasa haus bisa jadi pertanda masalah kesehatan.

Menurut Laura M. Hahn dari Mercy Medical Center Baltimore, setiap kondisi yang mengubah air atau keseimbangan garam dalam tubuh bisa memicu rasa haus.

Memang, ada beberapa penyebab Anda sering merasa haus. Misalnya, saat diet Anda mengonsumsi makanan yang memiliki efek diuretik (seledri, asparagus, bit, lemon, melon, jahe, dan peterseli). Ini dapat membuat Anda merasa haus karena makanan tersebut bisa membuat Anda sering buang air kecil.

Selain diet, saat haid Anda juga sering merasa haus terutama di hari pertama dan kedua. Tetapi, kondisi ini termasuk normal karena efek hormon estrogen dan progesteron dapat mempengaruhi volume cairan. Banyaknya darah yang keluar membuat tubuh kehilangan darah sehingga ada peningkatan rasa haus selama haid.

(Baca juga: Sering Merasa Haus? Ini Penyebabnya)

Ada beberapa penyakit yang bisa memicu rasa haus berlebih seperti berikut ini.

1. Anemia
Anemia seringkali disebabkan oleh kehilangan darah mendadak. Saat itu, tubuh Anda kehilangan sel darah merah lebih cepat sebelum bisa menggantinya lagi. Proses mengganti darah tersebut bisa memicu rasa haus.

Salah satu penyebab paling umum dari anemia adalah haid yang banyak mengeluarkan darah. Ini disebabkan karena kondisi tiroid Anda rendah. Lebih dari 70 persen orang mengalami kekurangan tiroid, yang bisa membuat sebagian perempuan sangat kehausan. Pemeriksaan fisik dan tes darah akan menentukan apakah Anda mengalami anemia atau tidak.

2. Tekanan darah rendah
Stres yang parah dapat menyebabkan fungsi kelenjar adrenal menurun sehingga mengakibatkan tekanan darah rendah. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami pusing, depresi, kecemasan dan rasa haus yang ekstrim. 

Haus adalah cara tubuh Anda menambahkan lebih banyak air ke darah Anda untuk terus meningkatkan tekanan darah. Solusinya adalah coba untuk mengurangi dan mengelola stres Anda.

3. Diabetes
Penyakit diabetes bisa meningkatkan rasa haus Anda. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, tubuh Anda menekan ginjal untuk memproduksi urine lebih banyak untuk menyingkirkan kelebihan glukosa.

Sering buang air kecil juga akan membuat Anda sering merasa haus. Kondisi ini akan memicu Anda untuk minum lebih banyak cairan yang bisa menyebabkan masalah kesehatan. Jika Anda sering buang air kecil dan juga merasakan gejala lain seperti penurunan berat badan, kelelahan atau cepat emosi, coba lakukan tes gula darah.

4. Mulut kering
Mulut kering sering dikenal dengan xerostomia yang merupakan kekeringan abnormal dari membran mukosa mulut. Xerostomia biasanya terjadi karena pengurangan aliran atau perubahan komposisi saliva. Jika kelenjar Anda tidak membuat air liur yang cukup, dapat menyebabkan bau mulut dan kesulitan mengunyah.

Mulut kering dapat disebabkan oleh efek samping dari obat seperti obat alergi dan obat pusing. Ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan mulut Anda kering.






(TIN)