Merasa Lebih Muda, Pertanda Otak Sehat

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 07 Jul 2018 20:24 WIB
kesehatan
Merasa Lebih Muda, Pertanda Otak Sehat
Merasa Lebih Muda, Pertanda Otak Sehat (Foto: istock)

Jakarta: Merasa lebih muda dari usia yang sebenarnya adalah pertanda bahwa otak dalam keadaan sehat, demikian menurut sebuah studi.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menganggap diri mereka lebih muda memiliki lebih banyak materi abu-abu di daerah otak yang kritis, yang merupakan ciri otak yang sehat.

Materi abu-abu memiliki banyak fungsi di otak termasuk membersihkan otak dari kelebihan bahan kimia dan mengangkut glukosa.

Studi tersebut juga menemukan bahwa mereka yang merasa lebih muda berkinerja lebih baik pada tes memori dan lebih sedikit mengalami gejala depresi.

Para peneliti menanyakan 68 orang berusia 59-84 tahun tentang berapa usia mereka dan mereka merasa seperti berumur berapa.

"Orang-orang yang merasa lebih muda memiliki karakteristik struktural dari otak yang lebih muda," ujar pemimpin penelitian Profesor Jeanyung Chey.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Aging Neuroscience tersebut juga menemukan bahwa seseorang yang secara subyektif merasa lebih tua dari usia mereka yang sebenarnya mungkin merasa demikian karena perubahan biologis atau pilihan gaya hidup.

"Jika seseorang merasa lebih tua dari usia mereka, itu bisa menjadi tanda bagi mereka untuk mengevaluasi gaya hidup mereka, kebiasaan, dan kegiatan yang dapat berkontribusi pada penuaan otak dan mengambil tindakan untuk perawatan yang lebih baik untuk kesehatan otak mereka."

Usia subyektif yang lebih tua juga bisa menjadi indikator masalah yang lebih serius, seperti tahap awal demensia.

Kesadaran diri dari usia subjektif ini sangat penting karena dapat memberikan informasi yang tidak dapat dideteksi tentang kesehatan otak seseorang.

Bagi mereka yang merasa lebih muda dari usia mereka, dan kemudian menjalani gaya hidup yang aktif secara fisik dan mental, otak yang lebih sehat adalah hasilnya.


 


(ELG)