Tinggal di Daerah Pegunungan Lebih Berisiko Terkena Kanker Kulit

Torie Natalova    •    Senin, 09 Apr 2018 13:28 WIB
kanker
Tinggal di Daerah Pegunungan Lebih Berisiko Terkena Kanker Kulit
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari dapat mengembangkan risiko kanker kulit, terutama di atas pukul 11 siang.

Ada tiga jenis utama kanker kulit yakni melanoma, karsinoma sel basal, dan karsinoma sel skuamosa. Biasanya ini berkembang di tempat-tempat yang sering terpapar sinar matahari.

Kanker kulit terjadi ketika mutasi atau kesalahan terjadi pada DNA sel kulit, menyebabkan sel-sel tumbuh tak terkendali menjadi tumor. Ada lima penyebab kanker kulit selain sering terpapar sinar matahari.

1. Terbakar sinar matahari

Hanya satu luka bakar melepuh dapat menggandakan risiko Anda mengembangkan melanoma di kemudian hari. Anda dapat membantu melindungi kulit Anda dari luka bakar, olesi selalu tabir surya.

2. Memiliki kulit sangat putih

Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada kulit, semakin gelap kulit Anda, semakin banyak melanin yang Anda miliki. Melanin memberikan perlindungan dari sinar UV yang merusak, jika kulit Anda pucat alami itu lebih mungkin mengembangkan kanker kulit daripada orang yang berkulit gelap.

3. Tinggal di pegunungan

Kebanyakan orang menganggap bahwa risiko kanker kulit meningkat jika tinggal di daerah yang dekat dengan khatulistiwa. Namun, orang yang hidup di gunung juga berisiko. Tidak hanya jumlah radiasi UV yang meningkat, tapi udara tipis di puncak gunung tidak menyerap gelombang UV dengan sangat efektif. Ini berarti lebih dapat merusak sel-sel kulit Anda.

4. Memiliki riwayat kanker kulit di keluarga

Jika ada orang tua atau saudara menderita kanker kulit. Maka Anda 50 persen lebih mungkin untuk mendapatkannya daripada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit kanker dalam keluarga.

5. Sering naik pesawat

Pilot dan pramugari memiliki kemungkinan dua kali lipat untuk mengembangkan melanoma. Menurut studi University of California, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa untuk setiap 3000 kaki Anda terbang, ada peningkatan 15 persen dalam intensitas radiasi ultraviolet. Sinar UVA dapat menembus jendela pesawat.


Lihat video:





(DEV)