Manfaat Rosehip Oil untuk Kulit Anda

Raka Lestari    •    Kamis, 20 Dec 2018 10:00 WIB
kesehatan
Manfaat Rosehip Oil untuk Kulit Anda
Berikut ini adalah beberapa manfata lainnya dari rosehip oil. (Foto: Ilustrasi. Dok. Christine Huma/Unsplash.com)

Jakarta: Rosehip oil bukanlah minyak yang diekstraksi dari bunga mawar. "Rosehip oil berasal dari biji buah rosehip liar yang merupakan tanaman yang tumbuh di Republik Chili, tetapi juga dapat ditemukan di bagian lain dunia juga," kata Melissa K. Levin, MD, seorang dermatolog dari New York.

"Awalnya rosehip oil digunakan oleh suku Maya dan penduduk asli Amerika karena sifat penyembuhannya."

Rosehip oil memiliki kandungan yang tinggi akan asam linoleat, alfa-linolenat, dan oleat, serta tokoferol dan karotenoid. Kombinasi ini membuatnya berguna sebagai antiinflamasi dan antioksidan untuk menetralisir stres oksidatif.

(Baca juga: Cegah Kulit Kering di Area Bokong dengan Cara Ini)

Dan berikut ini adalah beberapa manfata lainnya dari rosehip oil:


(Rosehip oil memiliki kandungan yang tinggi akan asam linoleat, alfa-linolenat, dan oleat, serta tokoferol dan karotenoid. Foto: Ilustrasi. Dok. Kelly Sikkema/Unsplash.com)

1. Melembapkan kulit
"Banyak orang yang secara teratur menggunakan rosehip oil untuk mencegah kulit kering karena kandungan asam lemak bebas, termasuk asam linoleat yang ditemukan dalam produk ini," kata Suneel Chilukuri, M.D., pendiri klinik kecantikan di Amerika Serikat. Selain itu, kandungan asam linoleat adalah komponen penting dari ceramide, elemen pelembap utama kulit.

2. Dapat mencegah penuaan
Tingginya kadar vitamin C membuat rosehip oil memiliki efek antipenuaan yang cukup ampuh. "Aktivitas antioksidan dari vitamin C melindungi dan memperbaiki kerusakan UV dan membantu mengurangi kerutan," kata Kenneth Howe, M.D., seorang dermatolog dari New York.  

Selain itu, karotenoid, yang merupakan senyawa mirip vitamin A yang mengatur regenerasi kulit, membuat kulit yang lebih cerah dan lebih merata," kata Howe.

3. Mempercepat penyembuhan luka
Beberapa penelitian awal pada sel-sel kulit di laboratorium menunjukkan bahwa rosehip oil efektif memperbaiki bekas luka.

"Rosehip oil membantu merangsang makrofag atau jenis darah putih yang dapat mempercepat penyembuhan luka, sehingga luka akan lebih cepat sembuh dan mencegah terjadinya bekas luka yang lebih besar," kata Howe.

4. Bersifat antibakteri
Kandungan fenol dalam rosehip oil memiliki sifat antibakteri, antiviral, dan antijamur. "Selama minyak tidak mengiritasi pasien dengan kulit yang rentan eksem, produk ini dapat bermanfaat bagi mereka baik dalam menghidrasi kembali kulit serta mencegah infeksi yang biasa terlihat pada eksem," kata Chilukuri.

5. Mengurangi pigmentasi kulit
Retinoid dalam rosehip oil seperti asam retinoat trans, membantu mencerahkan pigmen. "Mereka juga mempercepat pematangan sel dan regenerasi kulit, yang menghasilkan efek cerah keseluruhan," kata Howe.

6. Mencegah jerawat
"Retinoid memberikan efek yang mirip dengan Retin-A, mengatur pergantian sel sedemikian rupa sehingga mengurangi penyumbatan folikel dan pembentukan komedo," jelas Howe. Efek antiinflamasi dari rosehip oil menenangkan kemerahan dan mengurangi jerawat juga.




(TIN)