6 Makanan Pereda Migrain

Nia Deviyana    •    Kamis, 24 Nov 2016 10:56 WIB
diettips kesehatan
6 Makanan Pereda Migrain
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Migrain atau sakit kepala sebelah menjadi salah satu penyebab menurunnya produktivitas kerja. Saat migrain menyerang, Anda dianjurkan minum obat pereda sakit, dan berbaring di ranjang dengan pencahayaan minim.

Apakah langkah tersebut saja sudah cukup? Ternyata belum. Jika Anda cukup sering terserang migrain, dianjurkan rutin mengonsumsi makanan berikut ini untuk mengurangi frekuensi serangan.

1. Sayuran berwarna hijau tua

Sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kale, daun bayam, arugula, bit hijau, dan selada termasuk makanan yang mampu mengurangi radang kronis, termasuk migrain.

Bayam juga tinggi vitamin B2 dan B6 serta omega-3 yang membantu mengurangi frekuensi, intensitas, dan durasi sakit kepala. Dilansir Prevention, semakin gelap warna sayuran, maka semakin tinggi nilai gizinya.

2. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Sebuah studi menunjukkan, mereka yang menderita sakit kepala cluster dan migrain memiliki kadar magnesium rendah dalam tubuh. Serangan migrain kemudian berkurang lebih dari 41 persen setelah mengonsumsi suplemen magnesium. Makanan yang kaya magnesium dapat Anda temukan pada almond, biji wijen, kacang mede, kacang brazil, dan kenari.

3. Daging merah

The National Headache Foundation menyarankan untuk menghindari olahan daging tertentu seperti produk daging asap karena bisa memicu migrain. Sebaliknya, daging merah dan hati sapi adalah solusi untuk sakit kepala. Daging merah mengandung CoQ10 dan vitamin B2 yang bermanfaat untuk meredakan sakit.

4. Telur

Kandungan riboflavin pada telur sangat efektif dalam mengurangi frekuensi sakit kepala. Dua butir telur mengandung 24 persen riboflavin dan nilai gizi yang tinggi.

5. Karbohidrat komples

Makanan ini adalah jenis karbohidrat yang mengandung banyak serat seperti roti gandum dan oats. Selain membuat perut terasa kenyang lebih lama, makanan ini bisa meredakan sakit. Carilah produk yang mengandung 100 persen biji-bijian, tanpa tambahan tepung putih.

6. Ikan

Penelitian menunjukkan, asupan tinggi asam lemak omega-3 menurunkan frekuensi migrain dan tekanan psikologis. Asam lemak omega-3 ditemukan pada salmon, halibut, dan tuna.


(DEV)