Bisakah Hubungan Seksual Picu Terjadinya Aritmia?

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 14 Aug 2017 09:30 WIB
kesehatan jantung
Bisakah Hubungan Seksual Picu Terjadinya Aritmia?
Gangguan irama jantung atau aritmia adalah jenis penyakit yang perlu diwaspadai karena memiliki manifestasi yang beragam, mulai dari berdebar biasa hingga kematian mendadak. (Foto: Christopher Clem Onojeghuo/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gangguan irama jantung atau aritmia adalah jenis penyakit yang perlu diwaspadai karena memiliki manifestasi yang beragam, mulai dari berdebar biasa hingga kematian mendadak.

Oleh karena itu, penderita sebaiknya lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas tertentu. 

Aritmia adalah gangguan irama jantung karena adanya gangguan produksi impuls atau abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung. 

Ada beberapa penyebab munculnya aritmia, salah satunya adalah pengeluaran impuls berlebih yang umumnya berhubungan dengan emosi dan aktivitas keseharian. 



(Baca juga: Waspada Penyakit Jantung!)

Dari berbagai aktivitas keseharian, bagaimana dengan aktivitas seksual dimana dapat memicu pergerakan detak jantung semakin cepat?

"Tergantung aritmia yang diderita. Kalau sudah terdeteksi dengan baik dan ditangani, maka aman melakukan aktivitas tersebut," jawab dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP(K) selaku Kepala Divisi Aritmia di RS Jantung & Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dalam konferensi pers, Jumat (11/8/2017) lalu.

Ia mengungkapkan, hubungan seksual masuk dalam kategori olahraga sedang dimana bila aritmia kambuh, maka dilakukan pemasangan alat kardioversi-defibrilasi tertanam (DKI) untuk mencegah atau menurunkan kematian mendadak. "Pada dasarnya, semua aktivitas fisik bisa dilakukan bila terus diawasi perawatannya," tambahnya.










(TIN)