Cara Mudah Mengurangi Potensi Kanker Payudara

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 29 Jun 2018 13:14 WIB
kesehatankanker payudara
Cara Mudah Mengurangi Potensi Kanker Payudara
Nutrisi dan faktor gaya hidup berperan penting menentukan kesehatan seseorang. Tapi, khusus untuk vitamin D memang harus menjadi perhatian. (Foto: Julia Caesar/Unsplash.com)

Jakarta: Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghidari kanker payudara. Penyakit yang sempat menjadi penyebab kematian kaum hawa pada 2012 (sumber: GLOBOCAN, IARC) ternyata menurut jurnal yang dirilis dalam PLoS One bisa dicegah dengan berjemur di pagi hari.

Sinar matahari pagi merupakan salah satu sumber vitamin D. Menurut sebuah penelitian, vitamin D dapat mengurangi risiko kanker payudara seorang wanita. Ada baiknya juga sinar pagi yang Anda nikmati tak lebih dari jam 10.

Dilansir dari Webmd, berdasarkan pengamatan lebih dari 5.000 wanita diatas 55 tahun, potensi mengidap kanker payudara 80 persen lebih rendah terlihat pada kaum hawa yang memiliki kadar vitamin D dalam darah sebanyak 60 nanogram per mililiter (ng / mL) atau lebih.

Para peneliti juga menemukan, wanita dengan kadar vitamin D dalam darah antara 20 dan 60 ng / mL, potensi terhindar dari kanker payudara semakin tinggi. Namun, penelitian tersebut tidak bisa membuktikan kadar vitamin D yang lebih tinggi dapat mencegah kanker payudara, hanya memiliki hubungan saja.


(Sinar matahari pagi merupakan salah satu sumber vitamin D. Menurut sebuah penelitian, vitamin D dapat mengurangi risiko kanker payudara seorang wanita. Ada baiknya juga sinar pagi yang Anda nikmati tak lebih dari jam 10. Foto: Maria Badasian/Unsplash.com)

(Baca juga: 7 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara)

"Studi ini memberikan dukungan kuat bahwa vitamin D memainkan peran penting dalam pencegahan kanker payudara," kata peneliti utama Joan Lappe. Lappe sendiri adalah seorang profesor keperawatan di Creighton.

"Ini juga menunjukkan bahwa tingkat vitamin D darah untuk pencegahan kanker payudara harus lebih tinggi dari tingkat yang direkomendasikan untuk kesehatan tulang saat ini," kata Lappe dalam rilis berita universitas.

Sementara itu, Direktur GrassrootsHealth Carole Baggerly mengatakan, hasil penelitian tersebut bisa menjadi prioritas pencegahan kanker. 

"Dengan sekitar 80 persen pengurangan dalam insiden kanker payudara, mendapatkan tingkat vitamin D dalam darah hingga 60 ng / mL menjadi prioritas pertama untuk pencegahan kanker," Baggerly.

Menurutnya, nutrisi dan faktor gaya hidup berperan penting menentukan kesehatan seseorang. Tapi, khusus untuk vitamin D memang harus menjadi perhatian.

"Mereka tidak dapat menggantikan nilai tingkat vitamin D. Keamanan tingkat ini telah dibuktikan dalam penelitian ini serta yang lain," ujar Baggerly.





(TIN)