Penderita Diabetes Berikan Dampak Baik Terhadap Keluarga?

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 11 Jul 2018 18:52 WIB
diabetes
Penderita Diabetes Berikan Dampak Baik Terhadap Keluarga?
Diabetes beri pengaruh baik keluarga mengadopsi gaya hidup sehat. (Foto: Maarten van den Heuvel/Unsplash.com)

Jakarta: Diabetes tak selalu dianggap sebagai sesuatu hal buruk. Sebab, dianggap memberikan pengaruh baik keluarga mengadopsi gaya hidup sehat.

Sebuah penelitian baru menemukan, 50 persen penderita diabetes mulai mengikuti program menejemen berat badan. Terlihat juga sekitar 25 persen mulai menjalani pengobatan berhenti merokok.

Mereka juga sedikit lebih mungkin memerhatikan asupan makanan yang berkaitan dengan kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol.

"Ketika satu orang dalam keluarga menderita diabetes, itu sedikit menakutkan. Tetapi itu juga merupakan peluang nyata untuk membantu mereka mengurangi risiko komplikasi, dan mungkin ini saat yang tepat untuk membantu orang lain di rumah juga," kata penulis utama studi tersebut, Julie Schmittdiel saat dikutip dari WebMD.

Dalam studi tersebut, peneliti menganalisa 181.000 pasangan dalam rencana kesehatan Northern California Kaiser Permanente. Peneliti membandingkan gaya hidup pasangan yang baru diagnosis diabetes dengan yang tidak.


(Schmittdiel beranggapan perubahan gaya hidup penderita memiliki efek positif pada pasangan.
Foto: Monika Grabkowska/Unsplash.com)


(Baca juga: Penderita Diabetes Disarankan Menghindari Diet Ketogenik)

Schmittdiel menjelaskan, penelitian yang dilakukanya tidak untuk menyelidiki lebih dalam alasan pasangan penderita diabetes mengubah gaya hidupnya. Namun, Schmittdiel beranggapan perubahan gaya hidup penderita memiliki efek positif pada pasangan.

"Plus, diagnosis diabetes bisa menjadi panggilan bangun nyata bagi pasangan, juga."

Ilmuwan dan peneliti di Kaiser Permanente Northern California, Oakland itu menyebutkan, diabetes memengaruhi 29 juta orang di Amerika Serikat. Sebagian besar penderita mengidap diabetes tipe 2.

Salah satu pilar manajemen diabetes tipe 2 adalah perubahan gaya hidup sehat. Penderita didorong untuk menerapkan diet sehat, meningkatkan tingkat aktivitas fisik mereka dan berhenti mengonsumsi tembakau jika mereka merokok.

Hasil penelitian tersebut disambut gembira oleh Dr Gerald Bernstein, koordinator program untuk Institut Diabetes di Lenox Hill Hospital di New York City. Menurutnya, Hasil penelitian ini menjadi panggilan bagi anggota keluarga menerapkan pola hidup sehat.

"Begitu Anda memulai perubahan perilaku, Anda mulai berpotensi melindungi anak-anak dari diabetes di masa depan," katanya. Studi ini diterbitkan 9 Juli di Annals of Family Medicine.





(TIN)