Lima Kesalahan Umum Pelari Pemula

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 24 Jul 2018 14:55 WIB
kesehatan
Lima Kesalahan Umum Pelari Pemula
Penting untuk memberi tubuh Anda banyak istirahat di sela-sela latihan. Ikuti rencana pelatihan yang mencakup hari istirahat. (Foto: James Chou/Unsplash.com)

Jakarta: Berlari merupakan salah satu olahraga sederhana yang menjadi pilihan kebanyakan orang. Hanya dengan modal sepatu dan mencari lintasan yang ingin ditempuh sudah cukup untuk berlari. 

Meski sederhana, tapi banyak para pemula melakukan kesalahan, sehingga dapat mengganggu pelatihan atau menyebabkan cedera. Berikut kesalahan umum yang dilakukan oleh pelari pemula.

1. Langsung berlari cepat dan jauh 
Saking semangatnya, tak jarang pelari pemula langsung berlari dengan kecepatan tinggi dan jarak tempuh jauh. Walau terlihat hebat, tapi cara ini adalah salah.

Pelari pemula perlu membangun secara bertahap jarak, intensitas, dan frekuensi lari mereka. Rekomendasi ini perlu diterapkan untuk mengurangi risiko cedera, sehingga Anda dapat melanjutkan rutinitas baru Anda. Banyak ahli menyarankan, meningkatkan jarak tempuh Anda tidak lebih dari 10 persen setiap minggu.

(Baca juga: Jogging Nyeker vs Jogging dengan Sepatu, Mana Lebih Baik?)


(Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain, terlebih yang sudah terbiasa berlari dan memiliki jarak tempuh yang besar. Foto: Alexander Redl/Unsplash.com)

2. Tidak mengambil hari libur
Kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh pemula adalah berlari setiap hari. Pola seperti ini membuat tubuh rentan mengalami cedera karena otot dan tulang belum terbiasa untuk latihan yang intens seperti itu. 

Jadi penting untuk memberi tubuh Anda banyak istirahat di sela-sela latihan. Ikuti rencana pelatihan yang mencakup hari istirahat.

3. Tidak memakai sepatu yang tepat
Meskipun tidak memerlukan peralatan yang mahal untuk melakukanya, namun penting bagi Anda untuk menggunakan peralatan yang tepat untuk latihan ini. Bagian terpenting peralatan untuk berlari adalah sepasang sepatu lari yang bagus. Jadi, pastikan untuk melakukan riset sebelum Anda membeli sepasang sepatu. 

Prof. Viktor Ristic seorang coach, sekaligus founder dari Platinum Fitness UAE, di Dubai, UAE mengatakan bahwa Anda bisa menginvestasikan kesehatan Anda dengan mulai memilih sepatu yang memang didesain khusus untuk lari. "Jadi gunakan sepatu khusus lari untuk berlari untuk membantu Anda lari dengan baik dan benar," ucap Viktor.

4. Memaksakan diri walau merasakan sakit
Hal pertama yang dirasakan oleh pelari pemula yaitu tubuh menjadi tidak nyaman. Kondisi ini merupakan sesuatu yang normal. Namun, bagaimana jika ada yang sakit saat berlari? Maka Anda harus berhenti dan mengobati rasa sakitnya. Ingat, olahraga merupakan rutinitas yang bertujuan menyehatkan, bukan malah menyiksa tubuh dengan rasa sakit tersebut.

5. Membandingkan diri Anda dengan orang lain
Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain, terlebih yang sudah terbiasa berlari dan memiliki jarak tempuh yang besar. Daripada meremehkan diri sendiri, ingatlah bahwa setiap pelari dulunya seorang pemula dan gunakan keberhasilan mereka sebagai motivasi!





(TIN)