5 Mitos Kesehatan yang Salah

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 07 Dec 2017 11:17 WIB
kesehatan
5 Mitos Kesehatan yang Salah
Berkembangnya mitos telur buruk untuk kesehatan jantung karena bagian yang berwarna kuning mengandung kolesterol. Hal itu memang benar, namun masih aman untuk kesehatan. (Foto: Lucy Bishop/Unsplash.com)

Jakarta: Berbagai mitos yang berkembang sering menjadi acuan seseorang menjalani kehidupan, termasuk kesehatan. Pasalnya, kepercayaan itu dipercayai turun temurun tanpa diketahui benar atau tidak.

Dikutip dari WebMD.com, berikut lima mitos kesehatan yang salah.

1. Minum 8 gelas air sehari
Minum 8 gelas air sehari merupakan salah satu propaganda kesehatan. Faktanya penelitian menunjukan, orang yang menelan segelas H2O saat mereka haus sudah cukup menjaga tubuh dari kekurangan cairan. 

Selain itu, makanan kaya air seperti sup, buah, dan sayuran dan minuman seperti jus, teh, dan kopi juga membantu asupan cairan terhadap tubuh. Pertanda butuh air putih atau cairan lebih banyak lagi ketika indikasi urine Anda sudah berwarna kuning gelap. 

2. Telur buruk untuk jantung
Pecinta telur mungkin akan bersukacita setelah mendengar kabar ini. Pasalnya, mitos yang menyebutkan bahwa mengonsumsi minimal dua hari berturut-turut meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang sehat tidaklah benar.

Berkembangnya mitos telur buruk untuk kesehatan jantung karena bagian yang berwarna kuning mengandung kolesterol. Hal itu memang benar, namun masih aman untuk kesehatan. Sebaliknya, telur memiliki nutrisi seperti omega-3 yang bisa menurunkan risiko penyakit jantung.


(Mitos yang menyebutkan bahwa mengonsumsi minimal dua hari berturut-turut meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang sehat tidaklah benar. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Fakta Dan Mitos Dari Manfaat Minyak Kelapa Bagi Kesehatan)

3. Antiperspirant menyebabkan kanker payudara
Beberapa ilmuwan menganggap bahan kimia yang ditemukan di zat yang dapat mengurangi keringat pada ketiak (antiperspirant) dan deodoran dapat diserap melalui ketiak Anda. Selanjutnya, bahan kimia tersebut akan menumpuk di jaringan payudara dan pada akhirnya menimbulkan tumor.

Namun, mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut National Cancer Institute, tidak ada bukti yang menghubungkan kedua produk tersebut dengan kanker payudara.

4. Konsumsi multivitamin harian
Anda mungkin pernah mendengar bahwa multivitamin bisa menggantikan nutrisi yang tidak ada dalam makanan Anda. Tapi, tidak semua ilmuwan sepakat mengenai hal itu karena mereka menganggap cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan minyak sehat.

Namun, jika dokter Anda menyuruh Anda mengonsumsi vitamin, maka lakukanlah. Dan jika ibu hamil, Anda perlu mengonsumsi asam folat untuk menurunkan risiko cacat lahir. 

5. Gula membuat anak menjadi aktif
Banyak orangtua yang melarang anaknya mengonsumsi makanan mengandung gula tinggi. Pasalnya, gula dianggap membuat mereka hiperaktif dan kehilangan fokus saat belajar.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa hal-hal yang menyimpang terjadap konsumsi makanan manis dengan fokus dan hiperaktif karena tidak ditemukan hubungan yang jelas dari kedua hal itu.









(TIN)