Kenapa Berat Badan Ibu Hamil Harus Bertambah?

Yatin Suleha    •    Rabu, 05 Oct 2016 15:59 WIB
kehamilan
Kenapa Berat Badan Ibu Hamil Harus Bertambah?
Kenaikan berat badan dalam kehamilan merupakan hal yang wajar dan alamiah karena menyesuaikan perubahan bayi Anda dan Anda sendiri. (Foto: Alicdn)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengapa saat hamil Anda harus terus menambah berat badan? Ternyata, dalam jurnal yang dikeluarkan dalam Weight Gain During Pregnancy, dari The National Academies Press menyebutkan, bahwa hal tersebut merupakan hal yang alami.

Kenaikan ini jelas diperlukan, hal ini untuk menyesuaikan perubahan bayi Anda dan Anda sendiri yang terus tumbuh dan berkembang sepanjang usia kehamilan.

Beberapa fakta yang Anda perlu ketahui soal kenaikan berat badan saat hamil, antara lain:
- Di trimester awal (12 minggu pertama), ibu hamil tidak banyak mengalami penambahan berat badan (kurang dari 2 kg).

- Kelebihan berat badan di awal kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan kelahiran. Bahkan cenderung menaikkan tekanan darah, diabetes gestasional, bayi besar (macrosomia), dan caesar.

- Kekurangan berat badan juga kemungkinan berisiko bayi prematur atau BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Bayi prematur dan kecil, memerlukan perhatian ekstra. Jadi, sebaiknya upayakan untuk menjaga berat badan selama kehamilan.

(Baca juga: Camilan Sehat Untuk Ibu Hamil)

Menurut Healthy Weight Gain During Pregnancy, dari Ministry of Health New Zealand, penambahan berat badan terjadi di beberapa lokasi pada tubuh Anda, antara lain:

- 1,5 kg Penambahan jumlah darah

- 3,1 kg Stok nutrisi (lemak dan protein)

- 1,1 kg Perkembangan payudara

- 0,9 kg Perkembangan rahim Anda (uterus)

- 0,7 kg Plasenta

- 3,5 kg Berat bayi

- 0,9 kg Air ketuban

- 1,1 kg Penambahan jumlah cairan di bagian tubuh lain







(TIN)