Manfaat Susu Bagi Si Kecil

Yatin Suleha    •    Selasa, 04 Oct 2016 09:00 WIB
nutrisi
Manfaat Susu Bagi Si Kecil
Faktor gizi menjadi penting, karena kekurangan zat gizi tertentu dapat menyebabkan perkembangan otak terhambat. (Foto: Huffingtonpost)

Metrotvnews.com, Jakarta: Si kecil yang tumbuh sehat dan cerdas adalah dambaan semua orangtua. Untuk mewujudkannya, salah satunya dengan asupan nutrisi bagi si kecil, misalnya dengan memberikannya susu atau asupan yang kaya vitamin D.

Peran Vitamin D
Dr. Jonathon Maguire, dokter anak dan ilmuwan di Rumah Sakit St Michael di Toronto, mengatakan bahwa vitamin D dan zat besi, adalah nutrisi penting bagi bayi terutama untuk pertumbuhan tubuh dan otak. 

Bagi balita, vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, yang diperlukan untuk mengembangkan tulang. Vitamin D juga dapat membantu mencegah penyakit autoimun, pernapasan dan kardiovaskular. 

(Baca juga: Manfaat Konsumsi Lemak Susu untuk Tubuh)

Sebenarnya, tubuh juga memproduksi vitamin D, namun harus terpapar sinar matahari terlebih dahulu. Itulah mengapa bayi baru lahir harus sering dijemur.

Minum dua gelas susu setiap hari memberikan jumlah vitamin D yang cukup kepada si kecil tanpa menurunkan kadar zat besi, asalkan diimbangi konsumsi makanan dengan kadar zat besi yang cukup tinggi. 

Sementara zat besi dibutuhkan untuk perkembangan otak balita. Dan kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan dapat mengganggu pengembangan keterampilan fisik dan mental anak.


Berbagai nutrisi yang baik bagi batita
- Nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil: Zat besi, DHA, taurin, seng, karbohidrat, protein, iodium, vitamin.

- Sumber: daging sapi, ayam, telur, kerang, hati, tempe, tahu, roti. 


Fakta seputar kebutuhan vitamin anak
- Menurut Dr. Tatang Kustimansamsi SpA, anak dalam golongan usia 1-3 tahun ini, sangat rentan terhadap penyakit gizi, seperti defisiensi vitamin A dan malnutrisi energi protein. 

- Anak usia 6-24 bulan, membutuhkan setidaknya 100 mg DHA per hari yang dapat membantu perkembangan otak mereka. 

- Menurut Dr. Tatang, faktor gizi di masa ini menjadi penting, karena kekurangan zat gizi tertentu dapat menyebabkan perkembangan otak terhambat yang membuat kecerdasan anak menurun. 

“Nutrisi yang tepat bagi otak anak, dapat membantu meningkatkan daya ingat dan keterampilan anak yang membuat performa anak lebih baik dalam menerima pelajaran,” papar Dr. Tatang.




(TIN)