Penurunan Berat Badan Justru Memicu Rasa Lapar Berlebihan?

Torie Natalova    •    Senin, 07 Nov 2016 11:52 WIB
diet
Penurunan Berat Badan Justru Memicu Rasa Lapar Berlebihan?
Penelitian ini membuktikan bahwa tubuh manusia dirancang untuk menolak penurunan berat badan. (Foto: Cosmopolitan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Diet adalah salah satu cara yang banyak dipakai orang untuk menurunkan berat badan. Diet biasanya memangkas lebih banyak kalori dalam makanan mereka. Namun, membatasi apa yang Anda makan justru dapat memicu rasa ngidam atau keinginan mengonsumsi makanan tertentu.

Dorongan untuk makan makanan yang diinginkan, bisa membuat program diet Anda gagal. Karenanya, peneliti dari National Institutes of Health baru-baru ini mencari tahu apa penyebab hal tersebut.

Untuk menyingkirkan setiap perubahan selera makan terkait dengan perasaan kekurangan, mereka memberi lebih dari 150 orang dewasa plasebo atau obat diabetes tipe-2 yang memicu penurunan berat badan tanpa diet apapun. Kemudian, mereka dipantau penurunan berat badan dan asupan makanan selama 52 minggu.

(Baca juga: Salah Strategi dalam Rencana Diet)

Menariknya, orang-orang yang kebetulan menurunkan berat badan dengan minum pil atau obat, akhirnya mengubah kebiasaan makan mereka. Untuk setiap dua pon (907 gr) kehilangan berat badan, mereka makan sekitar 100 kalori tambahan setiap hari.

Implikasinya adalah, semakin besar Anda kehilangan berat badan, semakin lapar pula Anda. Tentu ini adalah situai yang membuat Anda kesal. Karena, semakin banyak berat badan yang hilang, semakin sedikit kalori dalam tubuh yang dapat berfungsi.

Jika Anda makan lebih banyak ketika tubuh sedikit membutuhkannya, Anda akan berakhir dengan kenaikan berat badan. Inilah yang terkadang membuat Anda sulit mempertahankan berat badan Anda.

Di sisi lain, penelitian ini justru membuktikan bahwa tubuh manusia dirancang untuk menolak penurunan berat badan. Karenanya, ini bukanlah kesalahan Anda jika berat badan menurun, kemudian naik kembali.






(TIN)