Studi: Usia Melahirkan Semakin Tua

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 20 May 2017 15:40 WIB
kehamilanstudi kesehatan
Studi: Usia Melahirkan Semakin Tua
Studi: Usia Melahirkan Semakin Tua (foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Centers for Disease Control (CDC) merilis sebuah data yang menunjukkan bahwa usia melahirkan wanita semakin tua di mana data tersebut menyebutkan angka melahirkan pada wanita berusia 30-34 tahun adalah 103 per 100 ribu jiwa. Sementara pada wanita berusia 25-29 tahun adalah 102 per 100 ribu jiwa.

CDC juga menemukan adanya penurunan angka melahirkan di usia remaja pada tahun 2016, yaitu 62 kelahiran 100 ribu untuk wanita berusia 15-44 tahun.

Saat ini, usia rata-rata wanita melahirkan adalah 28 tahun. Sementara pada tahun 2013, usia rata-rata adalah 26 tahun.

Usia melahirkan yang semakin lambat merefleksikan tren pernikahan masa kini. Selain itu, kebanyakan orang masa kini lebih mengutamakan karier sebelum membangun keluarga sehingga memilih menikah pada usia 27 tahun.

American Congress of Obstetricians and Gynecologists menyebutkan bahwa wanita usia subur memiliki kesempatan hamil sekitar 20 persen dalam siklus haid tertentu. Namun, kemungkinan tersebut mulai menurun pada awal 30 tahun. Bahkan, ketika menginjak usia 37 tahun, penurunan semakin cepat terjadi.

Program pembekuan sel telur juga disebutkan mulai mendapat perhatian bagi para wanita meskipun tak murah karena membutuhkan banyak biaya dari awal hingga akhir, seperti biaya pengambilan telur dan penyimpanan tahunan.

Ada berbagai macam penyebab ketidaksuburan seperti masalah ovulasi, Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), kelainan organ seksual, atau dampak pengobatan penyakit (misalnya kanker).

Selain itu, gaya hidup juga turut memengaruhi seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol dimana kemungkinan keguguran semakin besar, atau kelebihan berat badan.

 


(ELG)