Tanda-tanda Kelelahan Adrenal yang Sering Diabaikan

Torie Natalova    •    Senin, 14 May 2018 16:02 WIB
kesehatan
Tanda-tanda Kelelahan Adrenal yang Sering Diabaikan
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Kelelahan adrenal merupakan salah satu bentuk kelelahan yang sering diabaikan karena penderita seringkali tidak menyadarinya gejalanya. 

Kelenjar adrenalin adalah kelenjar stres, yang dimiliki oleh semua orang, terletak di bagian atas ginjal dan melepaskan hormon kortisol dan adrenalin saat stres.

Ketika Anda mengalami stres dalam waktu yang lama dan tidak cukup waktu untuk beristirahat hingga pulih dengan baik, maka kelenjar adrenal bekerja terlalu keras.

Jika tekanan terus bertambah, adrenal akan memproduksi hormon kortisol dan adrenalin yang dapat membuat Anda kelelahan dan lemah.

Ahli gizi ternama Rosie Millen menjelaskan tentang bagaimana mengenali tanda-tanda kelelahan adrenal.

1. Tidur nyenyak tetapi masih merasa lelah

2. Membutuhkan waktu setidaknya 30 menit untuk bangun dan pergi di pagi hari.

3. Anda mengalami penurunan energi dan semakin terpuruk di pertengahan sore.

4. Merasa sangat kelelahan setelah berolahraga.

Stres memang tidak dapat Anda hindari. Tetapi, Anda bisa mengelola kelelahan dengan baik. Pastikan Anda tidur cukup minimal 8 jam setiap malam untuk meminimalisir produksi kortisol berlebihan. 

Makan yang teratur setiap 3-4 jam untuk menjaga kadar gula darah Anda naik dan tidak mengalami benturan. Tingkatkan protein harian yakni sekitar satu gram protein per kilogram berat badan. Jadi, jika berat badan anda 60 kg, Anda membutuhkan 60 gram protein per hari. Protein sangat penting dalam pencegahan hormon stres.

Hindari makanan yang dapat mengganggu atau merusak energi dan mengacaukan gula darah seperti kafein, gula, dan alkohol.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa melakukan kegiatan tertentu dapat mengurangi stres dan mengembalikan kerusakan yang disebabkan oleh produksi hormon stres berlebihan. 

Ada berbagai macam latihan untuk menormalkan hormon stres. Cobalan bermeditasi atau berkebun, olahraga seperti yoga dan Tai Chi juga dapat dilakukan untuk merileksasi pikiran tubuh dan mendorong pengurangan kadar kortisol. 

Lihat video:





(DEV)