Berat Badan Ideal Minimalisir Risiko Komplikasi saat Persalinan

Raka Lestari    •    Senin, 09 Apr 2018 17:32 WIB
studi kesehatan
Berat Badan Ideal Minimalisir Risiko Komplikasi saat Persalinan
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang ideal dapat mencegah komplikasi saat melahirkan, bahkan kematian. Pada penelitian tersebut, terlalu kurus atau terlalu gemuk sama-sama memiliki risiko yang besar untuk mengalami komplikasi saat melahirkan. 

Penelitian yang mempelajari 75 ribu wanita tersebut menunjukkan bahwa sangat penting untuk menjaga dan mengontrol berat badan jika sedang melakukan program kehamilan. Selama hampir satu dekade, para ilmuwan di Amerika Serikat meneliti hubungan antara indeks massa tubuh saat sebelum kehamilan dengan kesehatan ibu saat kehamilan. 

BMI yang ideal memiliki nilai antara 18,5 sampai 24,9. BMI kurang dari 18,5 dianggap kurang dan kelebihan berat badan berkisar mulai angka 25 hingga 29,9. Komplikasi maternal di antaranya adalah emboli cairan amnion, histerektomi, ruptur uteri, perdarahan antepartum, dan tromboemboli.

Wanita yang kekurangan berat badan 1,2 kali lebih mungkin mengalami komplikasi, sedangkan wanita yang kelebihan berat badan risiko mengalami komplikasinya meningkat menjadi sebesar 1,4 kali. 

"Apa yang dimakan wanita selama kehamilan dianggap sebagai salah satu yang penting, dan penting bagi wanita untuk memperhatikan seberapa banyak mereka konsumsi," ujar ahli obstetri dari Queensland Gino Pecoraro mengatakan kepada The Courier-Mail, 

Meskipun penelitian ini tidak dapat mengatakan bahwa peningkatan berat badan menyebabkan komplikasi, itu menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik, dan membuktkan bahwa menjaga berat badan selama kehamilan sangatlah penting.





(DEV)