Fakta-fakta Mengenai Kolam Renang Anak

Raka Lestari    •    Kamis, 05 Jul 2018 11:38 WIB
kesehatan kulit
Fakta-fakta Mengenai Kolam Renang Anak
Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin saja terdapat dalam kolam renang. (Foto: Toni Cuenca/Unsplash.com)

Jakarta: Ketika memasuki musim panas, mengajak anak-anak pergi ke kolam renang tentu bisa menjadi hal yang menyenangkan. Bermain air bersama anak-anak juga bisa mempererat hubungan antara keluarga.

Tetapi Anda perlu mengetahui bahwa ada beberapa hal yang berbahaya yang terdapat di dalam kolam renang itu sendiri. 

"Sulit untuk menjaga kadar klorin dalam jumlah yang tepat di kolam renang dan di sana juga banyak orang yang bisa saja membawa kuman dan kotoran," ujar Kelly Reynolds, PhD. Dikutip dari Romper, berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin saja terdapat dalam kolam renang. 

(Baca juga: Kualitas Air Pengaruhi Kesehatan Kulit)


("Sulit untuk menjaga kadar klorin dalam jumlah yang tepat di kolam renang dan disana juga banyak orang yang bisa saja membawa kuman dan kotoran," ujar Kelly Reynolds, PhD. Foto: Courtesy of Tatsushi/Fotolia)

1. Shigella
Ini adalah jenis bakteri yang bisa berada di air yang tergenang. Kadang-kadang bakteri shigella dapat hidup di kolam renang yang tidak dirawat, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Dapat menyebabkan Shigellosis, penyakit menular yang dapat menyebabkan kram perut, demam, dan diare, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut oleh CDC. 

2. Urin
Sudah bukan rahasia lagi bahwa anak-anak terkadang juga membuang air kecil di dalam kolam renang dan ini merupakan kebiasaan yang tidak baik. Bahkan bisa saja dari urin yang tercampur dengan air di kolam renang bisa menimbulkan berbagai penyakit apalagi jika sampai tertelan. 

3. E.Coli
Salah satu bakteri yang mungkin juga terdapat di kolam renang adalah bakteri E.Coli. Selain di kolam renang umum, diansir dari laman yang sama, bakteri E.Coli juga mungkin bisa terdapat di kolam renang tiup yang sering digunakan di rumah-rumah.

Untuk itu, menjauhkan anak-anak yang sakit dari kolam Anda adalah cara terbaik untuk mencegah bahaya ini. Atau pastikan Anda membersihkan kolam renang tiup secara berkala untuk kesehatan si kecil.

4. Tabir surya atau baby oil
Pada dasarnya, apapun yang Anda gunakan pada kulit anak Anda akan bercampur dengan air. Ini juga termasuk dengan keringat, tabir surya, minyak telon, atau baby oil dan masih banyak lagi. Meskipun hal-hal tersebut tidak bersifat patogenik, tetapi sebaiknya Anda tetap membasuh anak Anda dengan air bersih setelah mereka berenang di kolam renang. 




(TIN)