Mencium Aroma Kopi Tingkatkan Kemampuan Analisis

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 19 Jul 2018 11:41 WIB
studi kesehatan
Mencium Aroma Kopi Tingkatkan Kemampuan Analisis
(Foto: Word Atlas)

Jakarta: Minum kopi dapat membuat kewaspadaan semakin meningkat. Bahkan, aroma kopi saja sudah memberi manfaat tersendiri pada otak. 

Sebuah studi dari Stevens Institute of Technology menemukan bahwa mencium aroma kopi dapat meningkatkan kemampuan kognitif, terutama dalam hal analisis. 

Tim peneliti melakukan tes aljabar GMAT dengan 10 pertanyaan di laboratorium komputer pada sekitar 100 mahasiswa jurusan bisnis yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengambil tes dengan adanya aroma seperti kopi ambient, sementara kelompok kontrol mengambil tes yang sama tetapi di ruangan yang tidak diberi wewangian. 

Mereka menemukan bahwa kelompok di ruang berbau kopi mencetak nilai yang lebih tinggi.

"Penciuman adalah salah satu indera kita yang paling kuat. Pengusaha, arsitek, pengembang bangunan, pengelola ruang ritel, dan lainnya, dapat menggunakan aroma halus untuk membantu membentuk pengalaman karyawan atau penghuni dengan lingkungannya. Ini adalah bidang yang sangat menarik dan potensial," kata peneliti Adriana Madzharov.

Para peneliti juga melakukan survei lanjutan yang pada lebih dari 200 peserta baru, menanyai mereka tentang keyakinan tentang berbagai aroma dan efek yang mereka rasakan pada kinerja manusia.

Para partisipan percaya bahwa mereka akan merasa lebih waspada dan energetik dengan adanya aroma kopi, dibandingkan aroma bunga atau tanpa aroma. Mereka juga menyebutkan bahwa paparan aroma kopi akan meningkatkan kinerja mereka pada tugas-tugas mental. 

Hasilnya menunjukkan bahwa performa kinerja yang lebih baik dapat dijelaskan oleh keyakinan bahwa aroma kopi saja membuat orang lebih waspada dan energetik.

Ditambah lagi, kopi dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan demensia dan memperpanjang usia jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.




(DEV)