Studi: 4 dari 10 Jenis Kanker Dapat Dicegah

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 01 Dec 2017 12:38 WIB
kankerstudi kesehatan
Studi: 4 dari 10 Jenis Kanker Dapat Dicegah
Dari berbagai faktor di atas, peneliti menyimpulkan bahwa rokok menduduki peringkat teratas penyebab kanker, mencapai 19 persen. (Foto: Pixabay)

Jakarta: Sebuah studi baru di Amerika menyebutkan, empat dari 10 jenis kanker dapat dicegah dengan menghindari kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan.

"Hal-hal yang Anda dapat hindari yaitu, merokok, minum dan makan yang buruk terus berada di peringkat paling atas penyebab kasus kanker dan dapat dicegah," kata Ann Goding Sauer, epidemiologi di American Cancer Society dan peneliti dari studi.

Goding Sauer menyebutkan dalam laman Webmd.com, tim peneliti menyimpulkan bahwa empat jenis kanker yang bisa dihindari dengan menerapkan pola hidup sehat yaitu paru-paru (85 persen), hati (71 persen), kolorektal (54 persen), payudara (29 persen).

Lebih jauh, dalam studi yang dilakukan, peneliti menganalisa data kasus 26 jenis penderita kanker pada tahun 2014.

Tercatat, sebanyak 659.000 dari 1,5 juta kasus kanker (42 persen) disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:


(Dari berbagai faktor dalam penelitian, para peneliti menyimpulkan bahwa rokok menduduki peringkat teratas penyebab kanker, mencapai 19 persen. Foto: Pixabay)

(Baca juga: Metode Baru Pendeteksian Sel Kanker)

- Rokok dan asap rokok

- Obesitas (terkait dengan kanker kolorektal, kanker payudara, dan lain-lain)

- Alkohol (hati, tenggorokan, lain-lain)

- Daging merah dan olahan daging (usus besar)

- Kurang asupan buah-buahan dan sayuran (tenggorokan)

- Kurang serat (usus besar)

- Terlalu sedikit kalsium dalam diet (usus besar)

- Terlalu sedikit olahraga (payudara, usus besar)

- Sinar ultraviolet (melanoma)

Sementara, enam jenis kanker disebabkan oleh terinfeksi beberapa jenis virus, yaitu H. pylori (perut), hepatitis B dan C (hati), herpes (sarkoma Kaposi), HIV (limfoma, Sarkoma 's) dan virus papiloma manusia (mulut, tenggorokan, penis, vagina, dan lain-lain).

Dari berbagai faktor di atas, peneliti menyimpulkan bahwa rokok menduduki peringkat teratas penyebab kanker, mencapai 19 persen. Selanjutnya obesitas menduduki peringkat kedua dengan persentase mencapai delapan persen. Berikutnya yaitu alkhol yang dikaitkan dengan 5,6 persen kasus.

Sementara itu, Kepala Opsir Medis The American Cancer Society Otis Brawley menyambut baik hasil studi tersebut. Dia berharap, hasil penelitian ini dapat menjadi tolak ukur kepada masyarakat agar dapat menjalani pola hidup yang sehat. 

"Itu adalah panggilan untuk bertindak bagi orang untuk mengubah kebiasaan kesehatan mereka jika mereka ingin menurunkan mereka kemungkinan untuk mendapatkan kanker," kata Brawley.

Selain itu, dia juga menghimbau agar semua orang secara rutin melakukan tes kesehatan. Menurutnya, tes kesehatan merupakan salah satu cara untuk mengetahui potensi dan pencegahan kanker. "Mudah-mudahan kami dapat menerangi penekanan dengan melakukan pencegahan yang lebih baik," ujar dia.









(TIN)