Terlalu Lama Nonton TV Bisa Picu Penurunan Sperma pada Pria

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 23 Dec 2017 12:38 WIB
kesehatan
Terlalu Lama Nonton TV Bisa Picu Penurunan Sperma pada Pria
Terlalu Lama Nonton TV Bisa Picu Penurunan Sperma pada Pria (Foto: shutterstock)

Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa menonton TV lebih dari lima jam per hari dapat menurunkan jumlah sprema sebesar 35 persen.

Penelitian yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology tersebut menyebutkan bahwa menonton TV berlebih membuat konsumsi makanan cepat saji dan kemalasan meningkat.

Penemuan tersebut mengindikasi, kecanduan TV menurunkan jumlah sperma hingga 38 persen bila dibandingkan dengan mereka yang jarang bergerak.

Selain itu, studi tersebut menunjukkan adanya risiko risiko kematian akibat penyumbatan darah di paru-paru karena emboli paru yang fatal sebanyak 45 persen setiap satu jam tambahan menonton TV per hari.

"Seiring dengan gaya hidup, aditif kimia dan sifat asam merusak motilitas dan bentuk sel sperma atau menyebabkan sel tersebut mati. Bisphenol A (BPA) berkaitan dengan penurunan kualitas semen dan makan berlebihan di depan TV berisiko empat kali lipat menurunkan jumlah sperma, motilitas dan konsentrasi," tukas Sagarika Aggarwal, ahli IVF di rumah sakit Indira IVF, New Delhi.

Tim penelitian mengumpulkan sample dari 200 murid berusia 18-22 tahun untuk analisis laboratorium.

Penggila nonton memiliki jumlah sperma rata-rata 37 Mn per mL, dibandingkan dengan 52 Mn per mL dibandingkan dengan  mereka yang hampir tidak menghabiskan waktu di depan TV.

"Laki-laki yang aktif secara fisik dengan olahraga sedang minimal 15 jam memiliki jumlah sperma sekitar 3/4 lebih tinggi daripada mereka yang secara fisik tidak aktif."

Olahraga dan menonton secara berlebihan dapat menstimuasi peningkatan radikal bebas dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan kematian sel dan sperma hingga 90 persen.
 

 


(ELG)