Konsumsi Painkiller Ketika Haid Ternyata Boleh

Yatin Suleha    •    Selasa, 11 Oct 2016 07:00 WIB
kesehatan dan produktivitas
Konsumsi Painkiller Ketika Haid Ternyata Boleh
Konsumsi obat pereda rasa sakit dengan sesuai aturan pakainya tidak berlebihan dan melebihi dosis. (Foto: I2.wp)

Metrotvnews.com, Jakarta: Apakah dengan seringnya mengkonsumsi obat pereda sakit haid selama satu bulan sekali, bisa berbahaya bagi rahim? Dan sisanya dan menyebabkan suatu yang berbahaya bagi kondisi rahim? 

Dr. Harini Susiana, SpOG, dari RSIA Yadika Kebayoran Lama menerangkan, bahwa mengkonsumsi obat pereda sakit haid selama periode menstruasi sesuai dengan aturan pakainya, aman. 

Hal ini karena ada jeda 3 minggu setelah meminum obat pereda sakit untuk menetralisirnya dan tidak akan ada sisa obatnya pada rahim. Sehingga, jika diminum sesuai dengan aturannya, tidak akan berbahaya. 

Yang sebaiknya tidak dilakukan adalah meminum obat pereda sakit haid yang melebihi dosis yang dianjurkan. "Rasa sakit pada saat menstruasi pada semua wanita aman, selama masih bisa beraktivitas secara biasa dalam kegiatan sehari-hari," ujar dr. Harini.

"Yang harus diwaspadai adalah jenis sakit menstruasi yang berlebihan. Seperti tidak bisa bangun karena merasa sangat sakit sekali. Jika itu yang terjadi, ada baiknya diperiksakan pada dokter obstetri dan ginekologi," papar dr. Harini.

(Baca juga: Siklus Menstruasi Menentukan Kesuburan Perempuan)

Pereda sakit haid
Sakit haid pada setiap wanita adalah hal yang wajar terjadi. Dan ini sedikit banyak pastinya membuat perut bagian bawah pada wanita menjadi tegang dan sakit. Konsumsi obat pereda rasa sakit pada wanita, diperbolehkan. Asal diminum sesuai dengan aturan pakainya, dan tidak melebihi dosis yang dianjurkan. 

Dalam sebulan, masa haid datang 1 kali selama kurang lebih seminggu. Obat pereda sakit pada menstruasi tidak membuat ketagihan dan kebal ataupun menimbulkan suatu yang membahayakan dalam rahimnya, karena ada 3 minggu setelah meminumnya, terdapat masa recovery. "Masa recovery 3 minggu ini sisa obat tidak akan ada, sehingga sangat aman dan diperbolehkan," papar dr. Harini.


Tips meminimalisir sakit haid
- Siapkan handuk yang telah dicelupkan dalam air hangat dan letakkan di atas perut bagian bawah dapat menolong meredakan sakit.

- Jika sakit haid disebabkan karena banyaknya natrium, dapat dikurangi rasa sakitnya dengan mengurangi makanan asin dan mengurangi air (cairan).

- Bisa dengan mengonsumsi obat pereda rasa sakit dengan sesuai aturan pakainya tidak berlebihan dan melebihi dosis.







(TIN)