Alasan Mengapa Tekanan Darah Harus Dikontrol

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 27 Dec 2017 13:42 WIB
kesehatan
Alasan Mengapa Tekanan Darah Harus Dikontrol
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Hipertensi atau darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang mungkin tak Anda sadari. Kondisi ini mengacu pada saat tekanan darah seseorang lebih tinggi dari ambang batas normal.

Diperkirakan ada satu dari empat orang dewasa terkena tekanan darah tinggi di Inggris. Bila tak diobati, hipertensi dapat meningkatkan masalah kesehatan. Berikut ini, tiga alasan mengapa Anda harus menjaga tekanan darah (menurunkan tekanan darah):

1. Mempengaruhi kehidupan seks

Dilansir dari Female First, pria dengan tekanan darah tinggi bisa menderita disfungsi ereksi (DE) atau ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. DE juga dikenal dengan impotensi. DE bisa terjadi ketika lapisan arteri ke penis bermasalah.

Artinya, tidak mampu membuka dan membiarkan darah menghasilkan ereksi. Tekanan darah tinggi bisa merusak arteri, menyebabkan menebal, dan mengurangi aliran darah ke penis.

Bila Anda juga dalam kondisi demikian, segera lah berkonsultasi dengan dokter. Bila memang disebabkan oleh darah tinggi, dokter akan menyarankan Anda mengubah gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan sehat dan olahraga teratur.

2. Meningkatkan risiko serangan jantung

Jika tekanan darah lebih tinggi dari yang seharusnya, Anda bisa berisiko mengalami serangan jantung. Hipertensi bisa memberi tekanan ekstra pada arteri yang terhubung ke jantung. Akibatnya, arteri ini menyempit karena ada penumpukan lemak, kolesterol dan zat lainnya, sehingga bisa membuat arteri tersumbat.

Ini artinya darah tak dapat mengalir lewat otot jantung, menghilangkan oksigen, dan nutrisi yang dibutuhkan. Serangan jantung bisa berakibat fatal, jadi penting bagi Anda untuk mencegahnya, yakni dengan menjaga tekanan darah terkendali.

3. Demensia

Hipertensi juga berhubungan dengan beberapa bentuk demensia, seperti demensia vaskular. Tekanan darah Anda bisa mempengaruhi pembuluh darah di otak, dan bila terlalu tinggi bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak, lalu menyempit.

Ini bisa menyebabkan pembuluh darah tersumbat, karena tidak bisa membawa oksigen dan energi ke otak. Lambat laun, sel-sel di otak menjadi rusak, bahkan mati. Terkadang kerusakan ini berdampak pada ingatan, kemampuan berpikir menyebabkan gejala lain seperti kebingungan dan masalah dengan pemahaman.

Apabila Anda tidak mengetahui tekanan darah Anda atau khawatir, segera konsultasi dengan dokter. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.


(TRK)