Benarkah Tidur Telentang Bikin Asam Lambung Naik?

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 16 Nov 2017 17:23 WIB
Benarkah Tidur Telentang Bikin Asam Lambung Naik?
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi dimana asam lambung meluap ke kerongkongan. (Foto: Medical News Today)

Jakarta: Banyak orang menghindari tidur telentang, terutama setelah makan. Ternyata, imbauan tersebut tak salah karena posisi telentang dapat memicu naiknya asam lambung. Mengapa bisa demikian?

"Posisi telentang berhubungan dengan gaya gravitasi. Kalau posisi tubuh telentang, maka asam lambung akan berbalik arah ke kerongkongan sehinga menyebabkan GERD," terang gastroenterologist Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dalam peluncuran aplikasi GERDQ, Kamis, 16 November 2017.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi dimana asam lambung meluap ke kerongkongan. 

Oleh karena itu, ia menyarankan agar tidur menggunakan bantal agar posisi tidak terlalu datar.

 
(Asupan kopi yang normal untuk orang sehat adalah tiga cangkir per hari. Foto: Tyler Nix/Unsplash.com)

(Baca juga: Batuk Berkepanjangan dan Nyeri Dada Bisa Jadi Pertanda GERD)

"Namun, poin paling penting di sini adalah sebaiknya makan minimal satu jam sebelum tidur."

Selain posisi tidur, terdapat juga mitos yang menyebutkan bahwa kopi dapat memicu GERD karena mengandung kafein.

"Kopi memang bisa meningkatkan produksi asam lambung, namun kalau asupannya normal, tak apa," kata dr. Ari.

Ia menambahkan, asupan kopi yang normal untuk orang sehat adalah tiga cangkir per hari. Namun, setiap orang memiliki toleransi yang berbeda pada minuman berkafein tersebut.









(TIN)