Studi: Tetap Sibuk, Kunci Bahagia Warga Perkotaan

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 20 Jun 2018 11:35 WIB
kesehatan mental
Studi: Tetap Sibuk, Kunci Bahagia Warga Perkotaan
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Ada banyak hal yang bisa meningkatkan kebahagiaan. Salah satunya adalah menjalani kehidupan sibuk di kota yang serba cepat, demikian menurut sebuah studi.

Ketika lingkungan urban dikaitkan dengan tingkat stres dan kecemasan yang lebih tinggi, tetap sibuk setiap hari ternyata juga dapat meningkatkan kepuasan hidup. 

"Pada individu dalam masyarakat, sibuk, atau merasa sibuk, terlihat seperti faktor penting untuk kesejahteraan," ujar mediator Dr Jeanette Bicknell, dilansir dari Independent. 

Dalam beberapa studi Amerika Serikat, orang-orang paling bahagia adalah mereka yang sibuk, dalam artian mereka memiliki sedikit waktu berlebih, namun tidak merasa tergesa-gesa.

"Seperti penduduk kota, mereka tampaknya berkembang dengan lebih cepat."

Dr Bicknell mengutip sebuah penelitian yang dilakukan oleh Robert Levine dari California State University Fresno yang menyelidiki kecepatan kota-kota besar dari 31 negara yang berbeda.

Studi tersebut menyoroti korelasi positif antara kecepatan dimana individu menjalani kehidupan mereka dan keadaan ekonomi dimana mereka tinggal.

Namun, seperti yang ditunjukkan oleh Dr Bicknell, kebahagiaan seseorang lebih mungkin untuk ditingkatkan berdasarkan bagaimana mereka menghabiskan waktu mereka setiap hari, dibandingkan dengan berapa banyak uang yang mereka hasilkan.

"Menurut 'Paradoks Paskah' (dinamai ekonom Richard Easterlin), begitu orang memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, maka memiliki lebih banyak uang tidak selalu berkorelasi dengan kebahagiaan yang lebih tinggi," tulisnya.





(DEV)