Rajin Konsumsi Ikan Turunkan Risiko Gangguan Jantung

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 17 Jun 2018 17:04 WIB
kesehatan jantung
Rajin Konsumsi Ikan Turunkan Risiko Gangguan Jantung
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah studi menyebutkan bahwa rajin konsumsi ikan berlemak, sekitar empat kali seminggu, dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Hal ini dikarenakan ikan menghasilkan banyak kolesterol baik. 

Penelitian tersebut menunjukkan, ikan berlemak meningkatkan ukuran dan komposisi lipid pada partikel lipoprotein densitas tinggi (HDL), yang juga dikenal dengan kolesterol baik, pada orang dengan metabolisme glukosa yang rusak. 

Selain itu, konsumsi 30 mililiter minyak camelina juga dapat menurunkan kadar lipoprotein densitas sedang (IDL) yang berbahaya bagi tubuh, Minyak camelina kaya akan asam lpha-linolenic, yang termasuk dalam asam lemak omega 3 esensial. 

Lipoprotein IDL adalah penanda dari LDL (lipoprotein densitas rendah), yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat. 

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 rantai panjang yang ditemukan pada ikan memiliki efek menguntungkan pada ukuran dan komposisi lipoprotein.

Kedua perubahan tersebut dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, demikian menurut para peneliti dari University of Eastern Finland.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research tersebut melibatkan hampir 100 pria dan wanita Finlandia berusia antara 40 dan 72 tahun, dengan gangguan metabolisme glukosa.

Partisipan secara acak dibagi menjadi empat kelompok untuk intervensi 12 minggu: kelompok minyak camelina, kelompok ikan berlemak, kelompok ikan tanpa lemak, dan kelompok kontrol.

Para partisipan dari  kelompok minyak camelina dan kelompok ikan berlemak menunjukkan kadar HDL yang lebih tinggi dan tingkat kolesterol IDL yang lebih rendah. Sementara kelompok yang mengonsumsi ikan tanpa lemak tidak menunjukkan perubahan dalam jumlah, ukuran atau komposisi partikel lipoprotein.

 




(ASA)