Penelitian: Penderita Kanker yang Pesimis akan Mengalami Efek Samping Ganda

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 25 Aug 2016 10:57 WIB
psikologi
Penelitian: Penderita Kanker yang Pesimis akan Mengalami Efek Samping Ganda
(Foto: BBC)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menemukan, perempuan yang memiliki pikiran buruk saat menjalani pengobatan kanker payudara akan merasakan efek samping lebih banyak dibandingkan yang berpikiran positif.

Perempuan yang mengikuti terapi hormon sebagai bagian dari pengobatan kanker akan mengalami efek samping dua kali lebih banyak jika mereka pesimis akan keberhasilan pengobatan, dibandingkan mereka yang percaya akan sembuh.

Efek samping dari pengobatan dapat memengaruhi seberapa baik seseorang untuk tetap berobat dan memacu perkembangan dari intervensi untuk meningkatkan pengalaman perempuan.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Oncology tersebut mensurvei 111 perempuan penderita kanker payudara yang melakukan terapi hormon, seperti obat-obatan Tamoxifen, dan terus melakukannya hingga dua tahun kemudian. 

Para partisipan ditanyai apa harapan mereka terhadap pengobatan tersebut dan bagaimana kerasnya efek samping yang dirasakan. Pada akhir studi, petempuan yang memiliki harapan atau pandangan negatif ternyata mengalami efek samping berlipat ganda.

Efek samping yang dirasakan adalah bertambahnya berat badan, nyeri sendi, dan kepanasan. Namun, para peneliti juga mencatat bahwa perempuan yang mengalami masalah nyeri punggung dan pernapasan, kemungkinan berasal dari efek obat-obatan yang dikonsumsi.

Penelitian ini menyimpulkna bahwa pikiran negatif dapat memberi peran yang menyolok dalam pengalaman penderita kanker payudara.

Studi kecil ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat seberapa berpengaruh harapan kesembuhan. Namun, peneliti menyarankan agar perempuan lebih berpikiran positif dengan cara konseling untuk meningkatkan harapan dan strategi untuk melihat bagaimana mereka mengatasi efek samping yang dirasakan.

Terapkan juga pemahaman bahwa ketidaknyamanan saat terapi akan membuahkan hasil baik. 

 



(DEV)