Usia Penderita Kanker Usus Besar di Indonesia Semakin Muda

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 09 Nov 2016 16:22 WIB
kesehatan
Usia Penderita Kanker Usus Besar di Indonesia Semakin Muda
(Foto: Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada 2013, jumlah penderita kanker usus besar atau kolorektal mencapai 330 ribu jiwa dan telah menduduki peringkat ketiga terbanyak di Indonesia. Sebanyak 50 persen di antaranya baru berobat ketika sudah masuk pada fase lanjut, yaitu stadium 3 dan 4.

Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan deteksi dini agar mendapatkan penanganan yang lebih baik dan pertumbuhan sel kanker dapat dihambat.

"Kanker tidak datang secara tiba-tiba, tapi perlahan. Oleh karena itu penting melakukan pencegahan dan deteksi dengan melihat faktor risiko," ujar dr Niken Wastu Palupi, MKM selaku Kepala Sub Direktorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam Forum Edukasi Media 'Kalahkan Kanker dengan Deteksi Dini Kanker Usus Besar', di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Lalu, kapan saat yang tepat untuk melakukan deteksi dini?

"Untuk mereka yang memiliki turunan kanker dalam riwayat keluarga, sebaiknya melakukan sedini mungkin karena faktor risiko pada penyakit ini menjadi meningkat 10 persen," sarannya.
Sementara itu, dr Ibrahim Basir, SpB-KBD dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia (IKABDI Jaya) mengungkapkan, kanker baru bisa dideteksi ketika sel kanker tersebut telah bermutasi sehingga tak ada indikator yang pasti kapan sebaiknya melakukan pemeriksaan. Itu mengapa seseorang harus melakukan pengecekan kesehatan secara berkala.

Seiring bertambahnya waktu, usia penderita kanker usus besar semakin muda.

"Biasanya kanker ini terdiagnosa di usia 60 tahun, sementara di Indonesia kebanyakan di usia sekitar 40 tahun. Namun, kini di usia 16-18 tahun pun sudah ada yang terkena," ungkapnya, pada kesempatan yang sama.

Munculnya sel kanker di usia muda membuat perkembangan sel kanker semakin aktif dan lebih cepat, karena pada saat yang sama, tubuh pun sedang berkembang. 



(DEV)