Jika Bayi Anda Terkena Kuning

Yatin Suleha    •    Jumat, 04 Nov 2016 11:38 WIB
kesehatan anak
Jika Bayi Anda Terkena Kuning
Kuning pada bayi bisa terjadi karena level bilirubin naik terlalu banyak dalam aliran darah bayi baru lahir. Hal ini bisa terlihat pada bayi yang baru berumur 3-5 hari. (Foto: Images.medicaldaily)

Metrotvnews.com, Jakarta: Memang stres rasanya jika si kecil terkena kuning, atau dalam bahasa medisnya dikenal dengan sebutan Jaundice. Apa Sebenarnya Kuning? Kuning pada bayi bisa terjadi karena level bilirubin naik terlalu banyak dalam aliran darah bayi baru lahir. Hal ini bisa terlihat pada bayi yang baru berumur 3-5 hari, saat Anda sudah berada di rumah.

Warna kuning biasanya terlihat mulai dari kepala hingga ke bawah, ujar Lisa M. Asta, MD, lektor kepala pediatrik klinis di University of California, di San Francisco, Amerika.

Sekitar 60 persen bayi baru lahir bisa mengalami beberapa tingkat kekuningan, menurut Centers for Disease Control and Prevention. Sebagian besar kasus kuning dapat sembuh dengan sendirinya.

(Baca juga: Cara Kerja Musik dan Tari dalam Perkembangan Otak Anak)

Namun karena kuning bisa menyebabkan kerusakan pada otak jika tidak diatasi dengan baik, maka para dokter anak tidak menganggap ini hal yang sepele.

"Hal ini menyebabkan stres pada orangtua saat hari pertama bayi lahir," papar Dr. Asta. "Tapi, level kuning yang terjadi biasanya sangat mungkin dapat disembuhkan." Banyak dokter anak yang meminta orangtua baru ini untuk kembali, biasanya dua hari setelah melahirkan untuk memeriksakan apakah bayi kuning atau tidak.

Segera hubungi dokter jika melihat bayi Anda kuning di area perut, kaki, tangan, atau kuning pada bagian putih mata si kecil. Jika bayi Anda sudah didiagnosa dan ia rewel, sulit dibangunkan, atau sulit minum ASI, beritahukan juga kepada dokter.






(TIN)