Susu Rendah Lemak Tingkatkan Risiko Penyakit Parkinson?

Torie Natalova    •    Rabu, 14 Jun 2017 08:37 WIB
susu
Susu Rendah Lemak Tingkatkan Risiko Penyakit Parkinson?
Konsumsi susu skim, khususnya, dikaitkan dengan peningkatan risiko Parkinson sebesar 39 persen. (Foto: Prima.co.uk)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ilmuwan Harvard telah menemukan antara konsumsi susu rendah lemak dan risiko penyakit Parkinson yang lebih besar. Konsumsi susu skim, khususnya, dikaitkan dengan peningkatan risiko Parkinson sebesar 39 persen.

Parkinson membuat bagian otak menjadi semakin rusak seiring berjalannya waktu, menyebabkan gejala termasuk goncangan spontan, gerakan lambat dan otot yang kaku dan tidak fleksibel.

Para ilmuwan dari Harvard telah menyarankan bahwa mengonsumsi setidaknya tiga porsi susu rendah lemak per hari dikaitkan dengan risiko pengembangan penyakit yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hanya minum susu satu porsi sehari.

(Baca juga: Minum Susu Kurangi Risiko Menopause Dini)



Secara khusus, minum lebih dari satu gelas susu rendah lemak atau skim per hari, dikaitkan dengan Parkinson. Mungkin ini sudah saatnya Anda untuk kembali pada kebiasaan minum teh di pagi hari daripada susu.

Tim peneliti telah menganalisis data pada lebih dari 80 ribu wanita dan 50 ribu pria. Menurut penulis studi Katherine C. Hughes, studi tersebut memberikan bukti adanya peningatan risiko Parkinson dari konsumsi susu rendah lemak. Padahal, produk susu seperti ini paling banyak dikonsumsi.

Tak hanya susu, para peneliti memeriksa jenis susu yang dikonsumsi para sukarelawan termasuk keju, mentega dan es krim. Hasilnya, mereka yang makan susu rendah lemak memiliki peluang 34 persen lebih besar mengembangkan penyakit tersebut. 






(TIN)