Infeksi Jantung Bisa Picu Kelainan Irama Jantung

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 01 Sep 2017 07:00 WIB
kesehatan jantung
Infeksi Jantung Bisa Picu Kelainan Irama Jantung
Masuknya racun yang berasal dari kuman atau bakteri ke bagian jantung yang terluka dan dianggap sebagai benda asing. (Foto: Aki Tolentino/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Infeksi pada kulit adalah hal yang tak asing bagi banyak orang. Namun pernahkah Anda mendengar infeksi jantung?

"Infeksi jantung berbeda dengan infeksi biasa yang dikarenakan terkena ludah atau ingus. Tapi masuknya racun yang berasal dari kuman atau bakteri ke bagian jantung yang terluka dan dianggap sebagai benda asing," jelas dr. Reynold Agustinus Manullang SpJP dari Siloam Heart Institute (SHI) dalam temu media Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ), Kamis (31/8/2017).



Akibatnya, daya tahan tubuh yang tergganggu itu pun melemahkan otot jantung. Infeksi jantung tersebut berimbas pada irama jantung dimana bisa menimbulkan perubahan yang signifikan.

(Baca juga: Pria Ini Baru Sadar Sakit Jantung Setelah Serangan Ketiga)

Selain infeksi jantung, kelainan irama jantung umumnya disebabkan oleh faktor genetik dimana untuk lingkungan Asia Tenggara, cukup besar.

"Penyebab genetik umumnya sering tak ketahuan. Jadi sebaiknya teliti melihat riwayat kesehatan jantung," saran dr. Reynold.



Namun, sekalipun memang memiliki riwayat kelainan irama jantung, penderita yang bisa bertahan hingga berusia lansia umumnya tak berada dalam tahap yang berbahaya. Dengan demikian, tak perlu terlalu cemas.

Selain itu, efek samping dari beberapa jenis penyakit juga bisa menimbulkan perubahan irama jantung. Beberapa penyakit tersebut adalah serangan jantung, hipertensi, keracunan obat, atau penyakit gula.











(TIN)