Mengapa Wanita Lebih Berisiko Terkena Lupus?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 08 May 2018 15:36 WIB
kamus kesehatan
Mengapa Wanita Lebih Berisiko Terkena Lupus?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah penelitian dari APLAR Journal of Rheumatology pada 2006 menyebutkan bahwa gangguan autoimun lupus lebih rentan dialami wanita. 

Mengapa demikian?

Data tersebut menyebutkan bahwa rasio Orang dengan Lupus (ODAPUS) antara wanita dengan  pria adalah 15 banding 1.

Menurut ahli penyakit dalam dr Sumariyono, SpPA-KR, hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh faktor hormonal. Hormon estrogen diperkirakan sebagai pencetus penyakit ini, bila melihat dari meningkatnya angka pertumbuhan penyakit lupus sebelum periode menstruasi atau selama kehamilan.

Selain itu, penyakit lupus juga cenderung menyerang wanita berusia produktif, yaitu 15-50 tahun 

"Wanita muda usia produktif yang menderita radang sendi atau arthritis disarankan untuk mengecek," jelasnya dalam temu media, Selasa 8 Mei 2018.

Lupus merupakan penyakit autiomun dengan ciri radang pada tubuh. Beberapa gejalanya adalah ruam pada wajah (umumnya di bagian pipi dan menyerupai bentuk kupu-kupu), nyeri pada sendi (arthritis), kejang-kejang karena menyerang bagian saraf, dan beberapa gangguan lainnya.

Prevalensi gangguan penyakit ini di asia adalah 3,2-70,4 per 100 ribu penduduk. Sementara, data dari Poliklinik Reumatologi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta 2017 menyebutkan bahwa 32,2 persen pasien di sana adalah ODAPUS.




(DEV)