Membawa Ponsel ke Kamar Mandi Tingkatkan Risiko Penyebaran Kuman

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 12 Oct 2017 12:28 WIB
kesehatan
Membawa Ponsel ke Kamar Mandi Tingkatkan Risiko Penyebaran Kuman
Beberapa studi sebelumnya juga menemukan bahwa ponsel layar sentuh memiliki risiko signifikan dalam hal kontaminasi bakteri patogen dibandingkan ponsel dengan tombol. (Foto: Oliur Rahman/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit orang yang menghabiskan waktu dengan bermain gawai saat berada dalam kamar mandi. Ternyata kebiasaan tersebut tak baik bagi kesehatan.

Hal tersebut dikarenakan risiko perpindahan kuman dari kamar mandi ke ponsel akan sangat besar, dimana perpindahan bisa berlanjut ke wajah meskipun hanya membawa ponsel beberapa menit saja.

Dilansir dari Boldsky.com, sebuah studi menemukan bahwa lebih dari 17 ribu kopi gen bakteri dan 20 spesies mikroba dominan berbeda terlibat dalam aktivitas tersebut.

Patogen dalam ponsel dapat membuat manusia sakit ringan hingga berujung pada kematian. Mengingat kamar mandi termasuk lingkungan yang tak steril, maka risiko terkena kuman meski hanya menyentuh permukaan benda dalam ruangan tersebut, tetap ada. 



(Baca juga: Gejala dan Pengobatan Penyakit Kulit Rosacea)

"Oleh karena itu, sebaiknya menghindari penghunaan ponsel dalam kamar mandi," tulis studi tersebut.

Selain itu, saat mengguyur toilet, secara otomatis kuman akan menyebar pada kloset, pegangan pintu, wastafel hingga keran.

Kuman tersebut, misalnya E.coli, dapat memicu berbagai penyakit seperti infeksi saluran kemih, gangguan usus, hingga diare. Contoh lainnya, Acinetobacter yang masuk dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi pernapasan.

Beberapa studi sebelumnya juga menemukan bahwa ponsel layar sentuh memiliki risiko signifikan dalam hal kontaminasi bakteri patogen dibandingkan ponsel dengan tombol. Tingkat kontaminasi pada ponsel layar sentuh lebih tinggi karena penyebaran infeksi lebih besar. 









(TIN)