Penelitian: Hanya Merokok Satu Batang Sehari Dapat Meningkatkan Risiko Sakit Jantung

Raka Lestari    •    Rabu, 31 Jan 2018 16:24 WIB
kesehatanstudi kesehatan
Penelitian: Hanya Merokok Satu Batang Sehari Dapat Meningkatkan Risiko Sakit Jantung
Merokok hanya sekitar satu batang rokok per hari membawa risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan dan sekitar setengahnya. (Foto: /Unsplash.com)

Jakarta: Hampir semua orang mengetahui bahwa merokok dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Tapi sayang, beberapa orang masih tetap melakukannya. Merokok sering dikaitkan dengan sejumlah besar masalah kesehatan, seperti asma, penyakit paru-paru, stroke, dan kanker.

Dan sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan di The BMJ menunjukkan bahwa tidak perlu banyak merokok untuk bisa mempengaruhi kesehatan jantung Anda.

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis 141 kelompok studi dari tahun 1946 sampai 2015 tentang merokok dan penyakit jantung untuk mencoba mengetahui berapa banyak rokok setiap hari yang diperlukan untuk meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke Anda.


(Dan sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan di The BMJ menunjukkan bahwa tidak perlu banyak merokok untuk bisa mempengaruhi kesehatan jantung Anda. Foto: Ilie Micut-Istrate/Unsplash.com)

Para peneliti membagi kelompok menjadi orang-orang yang merokok satu, lima, atau 20 batang sehari dan membandingkannya dengan orang-orang yang tidak pernah merokok.

Dan hasilnya adalah merokok sebanyak satu batang rokok setiap hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke Anda secara signifikan. 

Bagi pria, merokok satu batang sehari meningkatkan risiko penyakit jantung rata-rata 48 persen dibandingkan orang yang bukan perokok, sementara merokok 20 batang sehari dua kali lipat risikonya.

Bahkan lebih buruk lagi bagi wanita: Merokok satu batang rokok setiap hari meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 57 persen, sementara merokok 20 batang sehari meningkatkan risikonya sebanyak 2,8 kali.

(Baca juga: Benarkah Rokok Kretek Lebih Berbahaya daripada Rokok Putih?)

Penyakit jantung saat ini merupakan penyebab kematian nomor 1 di Amerika Serikat, per data dari Centers for Disease Control and Prevention, dan stroke tidak terpaut jauh posisinya. 


(Merokok hanya sekitar satu batang rokok per hari membawa risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan dan sekitar setengahnya. Foto: Kinga Cichewicz/Unsplash.com)

Para periset menunjukkan bahwa walaupun bagus untuk mengurangi merokok jika Anda adalah perokok berat, jauh lebih baik memotong kebiasaan merokok sepenuhnya.

"Merokok hanya sekitar satu batang rokok per hari membawa risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan dan sekitar setengahnya untuk orang yang merokok 20 per hari," tulis para peneliti dalam studi tersebut. "Tidak ada tingkat merokok yang aman untuk penyakit kardiovaskular."

Kenneth Johnson, seorang profesor kesehatan masyarakat di University of Ottawa, menulis bahwa paparan asap rokok "terlalu banyak." Jika Anda memikirkan kembali kebiasaan merokok Anda atau mencoba untuk mendorong orang yang dicintai untuk merokok, ketahuilah bahwa Anda akan memiliki dampak yang jauh lebih baik pada kesehatan Anda jika Anda benar-benar menghentikan kebiasaan tersebut.










(TIN)