5 Hal Ini Rawan Terjadi pada Kaki Anda

Anindya Legia Putri    •    Sabtu, 30 Dec 2017 17:19 WIB
kesehatan
5 Hal Ini Rawan Terjadi pada Kaki Anda
Kaki bisa mencerminkan kesehatan Anda. (foto:thestar.com)

Jakarta: Kaki Anda bukanlah bagian terbersih dari tubuh. Setiap kali Anda berjalan tanpa alas kaki, hal tersebut mengundang kuman untuk bersarang.

Begitu juga ketika kaki Anda berkeringat saat menggunakan sepatu kets ataupun heels. Terlebih saat Anda malas mencuci sepatu.

“Namun jangan khawatir, sebagian besar masalah yang muncul pada jari kaki dan kaki Anda benar-benar normal dan dapat diobati,” kata Brian Fullem, ahli penyakit kaki dan penulis buku The Runner's Guide to Healthy Feet and Ankles.

Berikut beberapa masalah kaki yang paling sering terjadi dan bagaimana cara mengembalikan kaki cantik Anda.

Kulit tumbuh di sekitar kuku

Saat kulit mulai tumbuh di sekitar kuku jari kaki Anda, menyebabkan kemerahan dan ketidaknyamanan, dan memungkinkan kuku tumbuh menusuk kulit.

Ada dua tipe utama kuku yang tumbuh ke dalam, menurut Fullem, itu disebabkan pemotongan yang tidak benar dan yang terjadi secara alami.

Untuk menghindari terciptanya kuku yang tumbuh ke dalam kulit, selalu potong kuku sedikit membulat (kuku harus sama bentuknya seperti ujung jari kaki Anda). Dan jangan sampai turun ke sudut.

"Sering kali, ujung tajam tertinggal akan tumbuh di kulit dalam minggu, satu atau dua bulan, dan itu bisa membuat infeksi yang buruk," ujar Fullem.

Jika hanya satu kuku tumbuh ke dalam yang muncul, rendam dalam air hangat dan garam epsom selama 10 menit dan oleskan salep antibiotik seperti Neosporin dua kali sehari.

Jika Anda mengalami kelebihan ingrown, ahli penyakit kaki bisa melakukan prosedur yang disebut matriks parsial, yakni menyingkirkan sisi kuku secara permanen.

Kuku yang menebal dan pucat

Jika kuku kaki Anda terlihat sangat tebal, kotor, dan menyebabkan sakit, kemungkinan Anda terkena jamur kuku. "Jamur di kuku dikenal sebagai onikomikosis,” ujar Fullem.

Mungkin terdengar kotor, tapi kabar baiknya adalah jamur tidak menjadi ancaman bagi kesehatan Anda dan tidak akan menyebar ke bagian lain. Meski tidak ada penyembuhan seumur hidup untuk jamur, Fullem mencatat bahwa setiap enam sampai sembilan bulan, kuku diganti sepenuhnya dengan yang baru.

Namun, perlu dicatat, kuku baru itu juga bisa terinfeksi. "Penyemprotan beberapa semprotan anti jamur di sepatumu dan di kakimu bisa membantu mencegah kekambuhan," katanya.

Kuku kaki hitam

Kuku hitam biasanya diderita oleh pelari, penari, dan semacamnya. "Saat terjadi gerakan, kuku mungkin tertekan sampai ujung sepatu, menciptakan lepuhan darah di bawah kuku yang akan memberikannya warna hitam," kata Fullem.

Harus dipastikan terlebih dahulu faktor penyebabnya. Jika memang jamur, bisa diatasi dengan pemakaian obat seperti obat anti jamur atau salep.

Namun ingat, pemberian obat ini tetap harus dikonsultasikan dahulu dengan dokter.  Bila rusak akibat adanya benturan, dapat dilakukan tindakan pembedahan rekonstruksi kuku.

Tumbuh benjolan berdaging

Jika terdapat benjolan berdaging di kaki, kemungkinan besar Anda memiliki kutil plantar atau mata ikan. "Kutil disebabkan oleh virus verrca vulgaris dan bisa berkembang biak dan menyebar ke bagian tubuh yang lain, ini dikenal dengan fenomena Koebner," kata Fullem.

Menghilangkan kutil plantar bisa dengan merendam kaki dengan cuka apel atau dioleskan kapur sirih.

Kaki retak berdarah

Keadaan ini disebabkan infeksi jamur yang bisa menyebabkan telapak kaki merah, terkelupas, dan pendarahan. "Jamur membutuhkan tiga unsur untuk berkembang di kulit: kegelapan, kehangatan, dan kelembaban," kata Fullem.

Jika Anda menderita kaki retak atau pecah-pecah, cobalah krim anti jamur satu atau dua kali sehari selama sebulan. Tidak melihat adanya kemajuan? Serang penyebab jamur.

"Menghilangkan kelembaban adalah cara termudah untuk mencapainya," kata Fullem. Disarankan untuk menyemprotkan antiperspirant ke kaki Anda, selalu mengeringkan kaki dengan baik sebelum mengenakan kaus kaki dan sepatu Anda.


(TRK)